Berpeluang Dilelang



Randis yang Ditarik akan Dititip di SKPD


Mataram (Suara NTB) –
Sebanyak 135 kendaraan dinas yang masih dibawa pegawai purna tugas maupun mantan Dewan, akan segera ditarik. BPKAD (Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah) yang sebelumnya sempat kebingungan akan menyimpan dimana randis-randis itu, sudah mendapat solusi.

Sebab, menurut Kepala BPKAD Kota Mataram, Yance Hendra Dirra, SE kepada Suara NTB di DPRD Kota Mataram dari 135 randis yang akan ditarik, tidak hanya kendaraan roda dua tapi juga kendaraan roda empat. Diakuinya, rencana penarikan itu sedianya dilaksanakan pekan lalu. ‘’Tapi tertunda. Mudah-mudahan dalam minggu ini bisa selesai,’’ harapnya.

Selain randis yang masih dibawa mantan anggota DPRD Kota Mataram periode 2009-2014, BPKAD juga akan menarik randis yang dalam kondisi rusak. Menjawab kendala tempat penyimpanan randis, Yance menjelaskan, BPKAD akan menarik randis-randis tersebut tapi tetap disimpan di SKPD masing-masing. ‘’Bukan ditarik ke sekretariat. Tidak cukup tempatnya,’’ ujar Yance.

Setelah ditarik, randis-randis tersebut tidak serta merta langsung didistribusikan kembali ke SKPD yang membutuhkan randis. ‘’O..ndak kita lihat dulu barangnya bagaimana, rusak atau tidak,’’ kata Yance. Kalau memang ada randis yang rusak berat, nantinya BPKAD akan menghapus randis itu. Menyikapi usulan kalangan DPRD Kota Mataram untuk tidak menggudangkan randis yang ditarik, melainkan langsung didistribusikan kepadaSKPD yang membutuhkan, menurut Yance, hal itu juga akan dilaksanakan.

‘’Digudangkan ini hanya sementara, kita evaluasi. Kalau memang nilai ekonomisnya masih ya kita akan distribusikan,’’ pungkasnya. Yance mengatakan, dari 135 randis yang akan segera ditarik itu sangat banyak yang berpeluang untuk dilakukan pelelangan, baik mobil maupun sepeda motor.

‘’Itu akan kita lelang karena kondisinya tidak ekonomis,’’ tambah Yance. Sebab, biaya operasionalnya lebih besar. Terkait rencana penarikan ini BPKAD telah menyurati pihak-pihak yang masih membawa randis tersebut. (fit)

Komentar