BK Siapkan Empat Sanksi



SEBAGAI salah satu alat kelengkapan Dewan, keberadaan BK (Badan Kehormatan) DPRD Kota Mataram turut memberi kontribusi menjaga citra Dewan di mata masyarakat. Dalam melaksanakan tugasnya mengawal kinerja 40 anggota Dewan, BK telah menyiapkan empat sanksi bagi anggota Dewan malas atau yang melanggar kode etik dan tata cara beracara BK DPRD Kota Mataram.

Ketua BK DPRD Kota Mataram, TGH. Mujiburrahman kepada Suara NTB di DPRD Kota Mataram, Selasa (9/9) mengungkapkan, empat sanksi yang bakal menjerat anggota Dewan ‘’nakal’’, yakni pertama sanksi teguran lisan, kedua, teguran tertulis, ketiga diberhentikan dari jabatan alat kelengkapan Dewan dan yang keempat bisa di PAW (Pergantian Antar Waktu) berdasarkan peraturan perundangan-undangan.

Berdasarkan UU MD3, bahwa jika anggota Dewan tidak menghadiri rapat paripurna enam kali berturut-turut tanpa izin, sesuai rekomendasi BK, bisa dikirimkan ke parpolnya masing-masing untuk di-PAW. Sedangkan sanksi ketiga, menurut dia, masih perlu disepakati. ‘’Diberhentikan dari jabatan alat kelengkapan Dewan kalau tiga kali mendapat teguran tertulis tapi masih melakukan pelanggaran, maka untuk teguran berikutnya akan dibacakan dalam rapat paripurna,’’ terangnya.

Mujiburrahman yang pada periode sebelumnya juga menjadi Ketua BK DPRD Kota Mataram, menjanjikan terobosan dalam melaksanakan tugas alat kelengkapan Dewan yang beranggotakan lima anggota DPRD Kota Mataram ini. Saat ini, BK masih menunggu kode etik dan tata cara beracara yang belum diketok.

Karena sesuai Permendagri No. 1 tahun 2014 kode etik dan tata cata beracara BK, harus dibahas oleh pansus. Dimana Pansus itu merupakan perwakilan dari semua fraksi. ''Kalau itu sudah disepakati dan diparipurnakan, karena saya sebagai Ketua BK kemarin (periode sebelumnya, red) sudah punya pengalaman dan kode etik yang menjadi draf kemarin, 90 persennya terpakai,’’ terang Mujiburrahman.

Dikatakan Mujiburrahman, poin-poin yang kode etik dan tata cara beracara pada periode sebelumnya masih berlaku. Kata politisi Partai Golkar ini, BK sepakat dengan anggota Dewan lainnya menjaga kedisiplinan harkat dan martabat. Itu tercermin dari tingkat kehadiran. Bahkan, BK juga berjanji akan mengumumkan rapor anggota Dewan per twiwulan. ''Insya Allah setiap triwulan akan kita sampaikan rilis mengenai rapor kinerja dewan,’’ pungkasnya. (fit)

Komentar