KETUA
DPRD Kota Mataram, H. Didi Sumardi, SH., memaknai kembalinya estafet
kepemimpinan di DPRD Kota Mataram sebagai hal yang biasa-biasa saja. Namun ia
menitikberatkan kepemimpinannya kali ini bagaimana menjawab harapan masyarakat.
Kepada wartawan usai pelantikan pimpinan DPRD Kota Mataram di Aula Lantai III
Kantor Walikota Mataram, Kamis (11/9) mengungkapkan, transisi jabatan dari
Wakil Ketua menjadi Ketua DPRD Kota Mataram telah menanti beban tugas yang
semakin berat.
Apalagi,
menurut H. Didi Sumardi, masyarakat begitu kritis, dinamis dan juga termasuk
tuntutannya sangat kompleks. Termasuk kualitas dan kuantitasnya tuntutannya
meningkat. Ditengah situasi yang
demikian itu, kuncinya hanya satu. ‘’Secara sungguh-sungguh dan komitmen
berpegang pada apa yang menjadi sumpah kami,’’ terangnya. Yakni, secara
sungguh-sungguh akan bekerja dengan sebaik-baiknya bagaimana mengelola DPRD
Kota Mataram serta mengimbangi percepatan pembangunan. Sehingga Dewan juga bisa
melakukan langkah-langkah akseleratif dalam memenuhi harapan masyarakat.
Selain
kerja keras Dewan dengan membangun integritas yang baik di Dewan, juga
bagaimana pihaknya akan membangun suatu sistem kondisi dan situasi di Dewan
yang penuh dengan kebersamaan. ‘’Bagaimana kita bahu membahu mengemban amanah
itu, mewujudkan harapan masyarakat yang lebih baik. Sehingga, apa yang menjadi
amanah yang dipikul itu bisa dipertanggungjawabkan. Baik pada masyarakat,
negara maupun Allah SWT,’’ demikian Didi Sumardi.
Untuk
itu, harus dibangun sinergitas dengan seluruh komponen bangsa dan masyarakat di
Kota Mataram. Khususnya jajaran eksekutif. ‘’Bagaimana kita membangun suatu
formula Dewan secara kelembagaan, membangun sistem check and balance yang produktif dan penuh kemaslahatan, prospektif
dan bermartabat,’’ imbuhnya. Karenanya, Dewan juga mengharapkan sinergitas,
baik dengan jajaran Pemkot Mataram maupun masyarakat. Pihaknya, sambung Didi,
menyadari begitu besar harapan masyarakat yang diserahkan kepada Dewan untuk
dijawab.
Didi
Sumardi mengaku tetap mendengar apa yang menjadi keluhan dan harapan
masyarakat. Untuk itu, tidak ada cara lain, Dewan harus menunjukkan performance
dan komitmen serta integritas. Harus secara sungguh-sugguh memperhatikan
bagaimana mewujudkan aspirasi masyarakat. ‘’Pada akhirnya kami mohon doa restu
pada seluruh komponen masyarakat Kota Mataram untuk betul-betul kami bisa emban
apa yang menjadi tugas dan tanggung jawab kami,’’ tandasnya. (fit/*)
Komentar