Harus Segera Diisi



NIHILNYA dokter di dua puskesmas di Kota Mataram, masing-masing Puskesmas Selaparang dan Puskesmas Pagesangan membuat kalangan legislatif angkat bicara. Anggota Komisi IV DPRD Kota Mataram, Lalu Suriadi, SE., kepada Suara NTB via ponsel, Selasa (2/9) mengungkapkan, setiap instansi, wajib memiliki nahkoda. Terlebih puskesmas yang merupakan pusat pelayanan kesehatan.

‘’Kalau tidak ada, harus segera diisi,’’ pinta politisi PAN ini. Suriadi mewanti-wanti Dinas Kesehatan selaku SKPD yang membawahi 10 puskesmas yang ada di Mataram agar segera menyikapi kondisi tersebut. Jangan sampai, lanjutnya, kondisi tersebut mengganggu pelayanan kepada masyarakat. Mengingat kunjungan masyarakat ke puskesmas cukup signifikan setiap hari.

Sebagai mitra eksekutif, demikian Suriadi, Dewan melalui Komisi IV yang salah satunya membidangi masalah kesehatan, akan berupaya mengingatkan Dikes Kota Mataram agar secara bertahap mampu mencapai perbandingan rasio antara dokter dengan penduduk yang terbilang proporsional. Pasalnya, seperti diketahui, saat ini Mataram dalam kondisi kekurangan tenaga medis , terutama dokter.

Menurut anggota Fraksi Partai Golkar ini, ada dua opsi untuk mensiasati nihilnya dokter di Puskesmas pagesangan dan Puskesmas Selaparang. Dikes harus mem-Plt-kan jabatan bersangkutan supaya pelayanan kepada masyarakat tidak terganggu. Jika tidak dengan cara Plt, solusi jangka pendek lainnya yang ditawarkan Suriadi, pasien-pasien yang berobat ke dua puskesmas bersangkutan harus dirujuk ke fasilitas kesehatan lainnya seperti rumah sakit.

Ia berharap formasi CPNS yang didapatkan Pemkot Mataram sebanyak 59 formasi, dimana 21 diantaranya tenaga medis, dapat menjawab kekurangan tenaga medis di Kota Mataram. terutama mengisi kekosongan dokter di dua puskesmas tersebut.

Seperti diketahui, Dikes Kota Mataram meminta kepada Pemkot Mataram, agar memprioritaskan tenaga medis dalam penerimaan CPNS lingkup Pemkot Mataram. Pasalnya, dari 10 puskesmas di Kota Mataram, masih ada dua puskesmas yang tidak memiliki dokter. Dua puskesmas yang masih belum memiliki dokter tersebut yakni Puskesmas Pagesangan dan Puskesmas Selaparang. Kosongnya dokter itu pun, karena memang ada yang melanjutkan pendidikan atau studi dan dipromosikan untuk mengisi jabatan struktural di rumah sakit. (fit)

Komentar