POLA
rekrutmen CPNS secara online dinilai
lebih transparan dibandingkan pola rekrutmen pada tahun-tahun sebelumnya.
Penilaian ini disampaikan anggota Komisi I DPRD Kota Mataram, Fuad Sofian
Bamasaq, SH., menjawab Suara NTB di
ruang kerjanya Jumat (19/9). Meskipun demikian, Dewan yang notabene perwakilan
dari masyarakat, akan tetap memantau dan melakukan pengawasan terhadap
rekrutmen yang sedang berjalan.
‘’Kalau
online ini transparansinya lebih
kelihatan,’’ cetusnya. Tetapi bukan berarti pola baru ini menjamin rekrutmen
yang jujur. ‘’Tergantung niat juga. Karena bagaimanapun, alat yang digunakan
diprogram oleh manusia,’’ imbuhnya. Yang jelas, kata Fuad, manakala ada laporan
dar masyarakat terkait rekrutmen CPNS ini, pihaknya pasti akan menindaklanjuti
hal itu.
Anggota
Dewan dari dapil Ampenan ini menilai, pola lama dan pola baru, ada plus
minusnya. Pola rekrutmen secara online cukup bagus karena semua masyarakat bisa
melihat secara langsung. Apalagi sampai saat ini animo masyarakat menjadi PNS
masih sangat tinggi. Ini terbukti, dari 59 formasi CPNS Kota Mataram, jumlah
pelamar diprediksi mencapai 7.000 orang. ‘’99,9 persen masyarakat ini masih
suka menjadi PNS,’’ sebutnya.
Sebenarnya
fenomena masih tingginya minat masyarakat menjadi PNS, menurut Fuad, cukup
memprihatinkan. Padahal, masih banyak pula pegawai yang mengabdi namun belum
menyandang status PNS. Ini diperparah dengan isu pegawai titipan. ‘’Kita
khawatir kalau titipan, akan menambah jumlah pegawai yang justru membuat lamban
pelayanan kepada masyarakat,’’ demikian Fuad.
Untuk
itu, anggota Fraksi PDI Perjuangan ini berharap, ke depan masyarakat tidak
melulu berorientasi ingin menjadi PNS. Masyarakat bisa mencari alternatif lain.
Misalnya membuka lapangan pekerjaan sendiri melalui usaha home industry. ‘’Baik
ibu-ibu maupun bapak-bapaknya bisa dilatih sesuai bakat dan minat mereka
masing-masing,’’ sarannya. Dalam hal inilah dibutuhkan adanya peran serta dari
pemerintah untuk memfasilitasi pelatihan home industry.
Apalagi,
kata Fuad, Lombok termasuk daerah dengan bahan-bahan pokok berkualitas baik. Terlebih
salah satu program unggulan Kota Mataram adalah peningkatan perekonomian
masyarakat. (fit)
Komentar