Mataram Belum Bebas Genangan



Penanganan Drainase Butuh Rp 100 Miliar


Mataram (Suara NTB) –
Rapat kerja pertama, Komisi III dengan SKPD, dimanfaatkan oleh Dinas PU untuk ‘’merayu’’ komisi yang membidangi masalah pembangunan ini untuk mendukung program Dinas PU dalam bentuk anggaran. Pasalnya, dalam APBD 2015 mendatang, Dinas PU memiliki dua program prioritas yang membutuhkan anggaran tidak sedikit.

Kepala Dinas PU Kota Mataram, Ir. H. Mahmuddin Tura kepada Suara NTB usai menghadiri rapat kerja dengan Komisi III, Sabtu (20/9), menyebutkan, dua program prioritas yang bakal menyedot anggaran cukup besar yakni, jalan lingkungan dan drainase. Dimana untuk perbaikan jalan lingkungan yang rusak parah, akan diajukan anggaran Rp 50 miliar dan untuk drainase Rp 25 miliar.

Anggaran Rp 25 miliar yang akan diajukan dalam APBD 2015, lanjut Mahmuddin, sebetulnya hanya seperempat dari total kebutuhan untuk drainase. Ia menyebutkan drainase di Mataram membutuhkan anggaran sekitar Rp 100 miliar untuk menangkal terjadinya genangan. Dengan anggaran Rp 100 miliar, ia yakin masalah drainase di Mataram akan teratasi. ‘’Tinggal alam saja yang tidak bisa kita lawan,’’ pungkasnya.

Menyadari keterbatasan kemampuan daerah, maka pihaknya akan mengajukan Rp 25 miliar untuk drainase. Anggaran ini akan digunakan untuk pembangunan drainase berikut normalisasi drainase yang sudah ada. Prioritas drainase yang akan dibenahi adalah yang ada di wilayah selatan dan barat.

Mahmuddin mengakui, Mataram belum bebas genangan. Data dari Dinas PU Kota Mataram, sampai saat ini, pihaknya sedang fokus menangani enam titik genangan. Antara lain titik genangan di belakang Mataram Mall. Ini memang titik genangan lama dan saat ini, salurannya sedang dikerjakan. Selain itu, titik genangan lainnya di Monjok, Pagesangan dan Gomong.

Bahkan khusus di Gomong, jumlahnya cukup banyak. Kendati demikian, Mahmuddin menyatakan, pihaknya tidak bisa menargetkan kapan titik genangan di Mataram bisa tuntas. Karena bagaimanapun, langkah-langkah yang akan diambil Dinas PU untuk mengatasi persoalan genangan sangat terkait dengan kesiapan anggaran. ‘’Kita berharap tahun depan bisa berkurang,’’ katanya. (fit)

Komentar