RENCANA
Walikota Mataram membekali tiap-tiap kelurahan di Kota Mataram dengan satu unit
kendaraan roda tiga untuk mengangkut sampah pada tahun 2015 mendatang, mendapat
apresiasi positif dari kalangan legislatif. Anggota Komisi III DPRD Kota
Mataram, Rangga Danu Meinaga Adhitama, SH., misalnya.
Kepada
Suara NTB di ruang kerjanya, Senin
(22/9) kemarin mengatakan, selama ini salah satu kendala mewujudkan kebersihan
adalah jauhnya jarak lingkungan dengan TPS (Tempat Pembuangan Sampah). ‘’Kalau
ada kendaraan roda tiga, bisa dipercepat,’’ cetus Rangga. Menurut politisi PKPI
ini, kendaraan roda tiga itu memang dibutuhkan oleh masyarakat untuk menjawab
persoalan sampah di lingkungan-lingkungan.
‘’Untuk
biaya operasional dan perawatan bisa dimintai sumbangan dari masyarakat,’’
ujarnya. Rangga mencontohkan salah satu kelurahan di Mataram yang telah menerapkan
pengelolaan kendaraan roda tiga untuk mengangkut sampah adalah Kelurahan
Kekalik Jaya. Pola yang dilakukan Kelurahan Kekalik Jaya nantinya bisa dicontoh
oleh semua lingkungan.
Pengelolaan
kendaraan roda tiga sebagai kendaraan pengangkut sampah di tiap-tiap lingkungan
harus ada pengelolanya. ‘’Harus ada penanggungjawabnya,’’ tandas Rangga. Dari
sumbangan masyarakat, bila memungkinkan, tiap-tiap lingkungan bisa menambah
jumlah kendaraan roda tiga. Sebab, satu kendaraan untuk satu kelurahan diyakini
belum maksimal untuk melakukan pengangkutan sampah.
Menurut
anggota Fraksi Gerakan Nurani Bangsa ini, dalam mewujudkan kebersihan, terlebih
di tingkat lingkungan, tidak bisa hanya mengandalkan tenaga kebersihan. Untuk
itu, kehadiran kendaraan roda tiga nantinya bakal menjadi tanggungjawab
tiap-tiap lingkungan. Untuk pengelolaannya, harus dirembukkan dengan
masyarakat. ‘’Pengelolanya harus orang yang jujur dan bertanggungjawab,’’
demikian Rangga.
Rangga
juga menyarankan operasional kendaraan roda tiga ini nantinya harus diatur
jamnya agar masyarakat terlayani maksimal. Ia juga meminta peran serta
masyarakat mewujudkan kebersihan. ‘’Disiapkan kontainer tapi nanti
kadang-kadang buangnya di luar kontainer. Petugas kerja dua kali jadinya,’’ katanya.
Meski
tidak serta merta mampu membuat sampah menjadi nol di tiap lingkungan, tetapi
paling tidak langkah memberikan bantuan kendaraan roda tiga dapat menjadi
solusi mengurangi volume sampah di lingkungan. ‘’Yang jelas, perlu peran serta
masyarakat, tidak bisa hanya pemerintah,’’ tandasnya. (fit)
Komentar