MENYIKAPI kekurangan tenaga medis di Kota Mataram, Komisi
IV DPRD Kota Mataram meminta kepada Pemkot Mataram untuk memprioritaskan tenaga
medis dalam setiap perekrutan CPNS lingkup Kota Mataram. Ketua Komisi IV DPRD
Kota Mataram, H. Muhir, S.Kep kepada Suara NTB di Pendopo Walikota Mataram, Minggu
(31/8)
mengungkapkan, aturan yang tidak lagi membolehkan Pemda mengangkat tenaga honor
cukup berkontribusi terhadap kondisi saat ini.
Terutama untuk tenaga medis di Puskesmas-Puskesmas yang
ada di Kota Mataram. ‘’Kalau di rsud Kota Mataram karena statusnya BLUD (Badan Layanan Umum Daerah),
mereka sudah bisa mengangkat sendiri,’’ terangnya. RSUD Kota Mataram sewaktu-waktu
bisa mengangkat tenaga kontrak sesuai dengan kebutuhannya.
Untuk itu, lanjut Muhir, pascaterbentuknya
komisi-komisi eksekutif diharapkan lebih intens membangun komunikasi dengan
pihaknya. ‘’Apa yang menjadi kebutuhan eksekutif agar disampaikan kepada Dewan,’’
ujar politisi Partai Golkar ini. Dewan, khususnya Komisi IV akan menjembatani
apa yang menjadi program Pemkot Mataram, sepanjang itu untuk kepentingan
masyarakat.
Namun demikian, sambung Muhir, kebijakan yang diambil Pemda
dalam hal menambah tenaga medis, tentu harus melihat juga kondisi anggaran. ‘’pada
perekrutan cpns ini, tenaga medis harus diprioritaskan,’’ pintanya. Kecukupan
jumlah tenaga medis sangat penting artinya supaya pelayanan kepada masyarakat
tidak terganggu.
Muhir meminta kepada Dikes Kota Mataram untuk segera
melakukan evaluasi berikut memetakan dimana saja kekurangan tenaga medis
tersebut. Dalam waktu dekat Muhir berencana menggelar rapat internal Komisi IV untuk
memantapkan program kerja komisi yang membidangi kesejahteraan masyarakat ini.
Setelah itu, Komisi IV, katanya, akan mengundang Pimpinan
SKPD yang terkait dengan bidang tugas Komisi iv, termasuk salah satunya Dinas
Kesehatan Kota Mataram. ‘’Kita perlu sharing
dan perlu juga mengetahui apa yang menjadi program kerja mereka,’’ demikian
Muhir. Pada bagian lain, ia juga mengapresiasi berkembangnya tipe RSUD Kota
Mataram dari tipe C menjadi tipe B.
Meningkatnya status RSUD Kota Mataram secara tidak
langsung juga meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap rumah sakit
tersebut. Muhir mengimbau kepada masyarakat agar menyampaikan aspirasinya kepada
eksekutif. ‘’Apalagi seperti musim kemarau saat ini, banyak penyakit
bermunculan,’’ tandasnya. (fit)
Komentar