Dewan akan Evaluasi Proyek Mangkrak di Mataram



Mataram (suara NTB) –
Dewan akan mengevaluasi proyek-proyek mangkrak di Kota Mataram. Ini menyusul pembangunan MSB (Mataram Sunset Beach) yang tidak jelas kelanjutannya. Tidak sebatas mengevaluasi proyek yang mandek, Komisi III DPRD Kota Mataram juga akan mengevaluasi proyek yang sudah rampung namun tidak dimanfaatkan.

Wakil Ketua Komisi III DPRD Kota Mataram, Syamsul Bahri, SH., kepada Suara NTB di ruang kerjanya, Selasa (21/10) mengatakan, ada beberapa kasus proyek mangkrak di Mataram. salah satunya bangunan MWP (Mataram Water Park) di Taman Udayana. ‘’Saya tidak mengerti, apakah Pemkot atau investornya yang salah,’’ tanyanya.

Menurut Syamsul, mengapa MWP belum juga diminati investor, kemungkinan ada sistem pengelolaan yang belum disepakati. ‘’Karena yang namanya investor tentu maunya untung. Pemkot juga mau untung. Sama-sama mau dapat untung. Rupanya ini yang belum ketemu bagaimana pola pengelolaannya,’’ terang politisi Nasdem ini.

Karena, sambung Syamsul, mengelola MWP bukan perkara mudah. ‘’Mengelola MWP ini kan tidak main-main. Pangsa pasarnya harus jelas,’’ imbuhnya. Ia menduga, dulunya pembangunan MWP tidak didahului dengan melakukan kajian. Tidak saja mengkaji anggaran yang dibutuhkan tetapi juga bagaimana kondisi sosial masyarakat.

‘’Jangan hanya karena melihat Udayana ramai lantas membangun, kan tidak segampang itu,’’ kata Syamsul. Namun demikian, karena sudah terlanjur berdiri, mau tidak mau MWP harus segera beroperasi. Sebab selama ini, MWP tidak menghasilkan satu rupiahpun, malah anggaran pemeliharaannya terpaksa menjadi beban APBD Kota Mataram.

Syamsul mengaku, pihaknya sudah mengusulkan kepada Ketua Komisi untuk turun mencermati proyek-proyek mangkrak di Mataram. Terkait solusi bagi MWP, anggota Fraksi Gerakan Nurani Bangsa ini mengatakan pihaknya belum memiliki pijakan. Untuk itu, Komisi III memang perlu melihat secara langsung kondisi proyek-proyek mangkrak tersebut.

Setelah itu barulah Komisi III bisa memanggil dinas terkait berikut rekanan. ‘’Kalau proyek itu dikerjakan rekanan maka rekanannya akan kita tegur,’’ pungkasnya.

Komentar