Pengelolaan Parkir Belum Serius



PENGELOLAAN parkir tepi jalan umum di Kota Mataram, masih saja menuai komentar sumbang. Pasalnya, meski potensi titik parkir terus bertambah, pengelolaan parkir tepi jalan umum belum menunjukkan trend menggembirakan.

‘’Seperti yang saya katakan sebelumnya, hampir di seluruh daerah, di seluruh Indonesia, yang namanya parkir itu pasti menjadi primadona PAD (Pendapatan Asli Daerah),’’ kata Wakil Ketua DPRD Kota Mataram, I Wayan Sugiartha yang ditemui usai bertemu dengan Kepala BPK perwakilan NTB di Kantor BPK NTB, Jumat (3/10).

Yang perlu dilakukan Dishubkominfo sebagai SKPD pengelola retribusi parkir tepi jalan umum adalah, menelusuri dimana letak masalah parkir tepi jalan umum, sehingga empat tahun terakhir target retribusi parkir tepi jalan umum, tidak terpenuhi. ‘’Apakah memang dari juru parkirnya atau manajemen di Dinas Perhubungan,’’ tanya wayan Sugiartha.

Menurut Politisi PDI Perjuangan ini bebagai cara telah dicoba terkait pengelolaan parkir tepi jalan umum. Mulai dari pihak ketiga hingga menggunakan jasa koperasi. Sayangnya, upaya-uaya itu juga tidak membuahkan hasil. Wayan Sugiartha menilai tidak adanya perubahan pada pengelolaan retribusi parkir tepi jalan umum karena memang akar masalahnya belum ditemukan.

Demikian pula upaya-upaya yang selama ini telah dilakukan oleh Dishubkominfo, diduga tanpa melalui kanjian yang mendalam. ‘’Masak sampai sekian tahun, dari dinas sendiri tidak tahu dimana letak permasalahannya, kok penarikannya tidak maksimal,’’ ujar Wayan Sugiartha. Ia melihat, sejauh ini pengelolaan parkir tepi jalan umum masih menggunakan sistem MLM (multi level marketing).

Pasalnya, yang menjadi juru parkir di lapangan justru sudah tangan keempat bahkan kelima. Wayan Sugiartha juga menyoroti lambannya pengurusan parkir tepi jalan umum di sepanjang Jalan Udayana. Menyinggung mahalnya tarif parkir di jalan Udayana, ia tidak mempermasalahkannya sepanjang retribusi yang masuk ke kas daerah juga jelas jumlahnya.

Melihat tingkat capaian yang selalu meleset dari target yang telah ditetapkan berikut ‘’ketidakmampuan’’ Dishubkominfo menertibkan parkir liar, ia menilai pengelolaan parkir tepi jalan umum di Mataram belum dilaksanakan dengan serius. (fit)

Komentar