MENJELANG
tibanya musim hujan, sejumlah titik di Kota Mataram, terbilang cukup
mengkhawatirkan. Pasalnya drainase yang ada, justru dipenuhi sampah. Dan
kondisi ini, menurut Anggota Komisi III DPRD Kota Mataram, Zaitun, SH., tidak
saja terjadi di wilayah yang disebut Dinas PU Kota Mataram sebagai titik
genangan tapi di banyak tempat.
Ia
berharap persoalan itu bisa dibenahi sebelum musim hujan. ‘’Apalagi di
pemukiman padat penduduk,’’ ujarnya menjawab Suara NTB di DPRD Kota Mataram, Jumat (31/10). Zaitun tidak
menampik meskipun sudah ada Perda Kota Mataram tentang pengelolaan sampah namun
masih sulit menjawab persoalan sampah. Pasalnya, kesadaran masyarakat untuk
tidak membuang sampah di drainase masih kurang.
Untuk
mensiasati minimnya kesadaran masyarakat tentang kebersihan, Zaitun mengimbau
kepada Dinas Kebersihan Kota Mataram agar menggagas pembentukan petugas
kebersihan di tiap-tiap lingkungan di Kota Mataram. Namun pembentukan petugas
kebersihan harus dibarengi dengan adanya aturan seperti awig-awig.
Sebab,
sambung politisi dari partai berlambang pohon beringin ini akan sia-sia
pembentukan petugas kebersihan jika tidak ada aturan yang mengiringi. ‘’Sebab,
kesadaran masyarakat ini masih sangat rendah. Toh kalau banjir, mereka juga yang merasakan dampaknya,’’ demikian
Zaitun. Untuk itu, perpaduan antara pembentukan petugas kebersihan di
masing-masing lingkungan dan awig-awig diyakini mampu meminimalisir praktik
buang sampah sembarangan.
Awig-awig
disusun oleh masyarakat setempat. ‘’Misalnya mengeluarkan iuran harus dengan
awig-awig itu. Kalau cuma diperintahkan saja, tapi tidak ada sanksi, juga tidak
akan bisa jalan,’’ pungkasnya. Menarik benang merah dari kondisi di lapangan,
Zaitun mengaku cukup memahami mengapa Kota Mataram tidak lagi kebagian Adipura.
Dari
silaturahmi yang pernah dilakukan pihaknya ke Dinas Kebersihan terungkap
kendala SKPD itu soal armada pengangkutan sampah dari TPS (Tempat Pembuangan
Sementara) ke TPA (Tempat Pemrosesan Akhir). Zaitun menyarankan truk pengangkut
sampah yang rusak supaya dilelang dan diajukan pengadaan truk pengangkut sampah
yang baru. ‘’Karena ini sangat penting. Sampah ini harus cepat ditangani
sebelum musim hujan,’’ tandasnya. (fit)
Komentar