Dihantui
Kegagalan, Capaian Retribusi Parkir Baru 60 Persen
Mataram
(Suara NTB) –
Pengumpulan
PAD (Pendapatan Asli Daerah) dari sektor parkir tepi jalan umum di Kota Mataram,
dihantui kegagalan. Dari target Rp 1,35 miliar tahun 2014, hingga 31 Oktober
capaian retribusi parkir tepi jalan umum baru mencapai Rp 930 juta lebih atau
sekitar 60 persen.
Padahal,
Kepala Dishubkominfo (Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika), Drs. H.
Khalid, ketika membuka kegiatan pembinaan jukir utama se-Kota Mataram di
kantornya, Kamis (6/11) kemarin mengakui bahwa parkir tepi jalan umum ini
merupakan primadona PAD Kota Mataram. Karenanya, untuk mengejar target
retribusi parkir tepi jalan umum, Dishubkominfo Kota Mataram mengumpulkan 550
jukir utama Kota Mataram yang berasal dari enam kecamatan di Mataram.
Masing-masing dari Kecamatan Cakranegara 285 jukir, Ampenan 55 jukir, Mataram
83 jukir, Sandubaya 42 jukir, Selaparang 78 jukir, Sekarbela 7 jukir.
Selain
diberikan rompi berlogo Kota Mataram dan Dishubkominfo Kota Mataram, jukir
utama juga bagikan kartu identitas yang harus digunakan setiap kali mereka
bertugas. Pembinaan jukir ini dihajatkan untuk mengantisipasi maraknya parkir
liar. Pascadibagikannya rompi dan kartu identitas sebagai jukir, tim pembinaan
dan pengawasan perpakiran yang beranggotakan lintas sektor akan bergerak
melakukan razia setiap saat.
‘’Nanti,
kalau tidak punya seragam parkir, apalagi tidak pakai identitas, kami akan
razia,’’ ancamnya. Namun demikian, jukir liar yang terjaring razia akan diberi
pembinaan untuk selanjutnya direkrut menjadi jukir resmi. Terobosan lainnya
untuk mencegah jukir liar, UPTD Perpakiran Dishubkominfo Kota Mataram ke depan
akan melengkapi setiap lokasi parkir dengan izin lokasi parkir serta
mencantumkan nama jukir yang mengelola parkir di sana.
Dihadapan
550 jukir utama yang dikumpulkan di Halaman Kantor Dishubkominfo Kota Mataram,
Khalid berpesan supaya keberadaan jukir tidak sekadar memungut uang dari pengguna
jasa parkir, tapi bagaimana mampu bertanggungjawab. ‘’Supaya kendaraan orang
aman, nyaman dan tertib,’’ ucapnya. Terkait masih rendahnya capaian retribusi
parkir, mantan Camat Sekarbela ini mengajak jukir untuk bekerja serius agar
dapat mengejar target retribusi parkir.
Dengan
adanya database yang baik terkait jukir, Khalid optimis tahun 2015 mendatang
target parkir tepi jalan umum bisa dinaikkan. Pelatihan dan pembinaan jukir ini
juga dihadiri oleh Kasat Lantas Polres Mataram, AKP Indra AP yang juga menjadi
salah seorang pemateri. (fit)
Komentar