KEINGINAN
Pemkot Mataram mempercantik kota, memang patut diapresiasi. Hanya saja, menurut
Wakil Ketua Fraksi Gerakan Nurani Bangsa DPRD Kota Mataram, Sang Ketut Deresta,
dalam kenyataannya di lapangan, masih banyak tempat yang belum terjamah.
‘’Ada
sih memang bagian dari kota ini yang
sudah dipercantik, tapi ada juga yang belum di jamah. Seperti di pojokan Jalan
Airlangga dan Majapahit,’’ sebutnya menjawab Suara NTB di DPRD Kota Mataram, Kamis (13/11). Di kedua tempat
tersebut besi penutup taman bahkan sudah hilang. Hal ini sudah disampaikan
pihaknya kepada Dinas Pertamanan. Sayangnya sampai saat ini, laporan itu tidak
digubris.
‘’Kalau
sudah seperti itu, dari mana indahnya. Dan itu baru satu titik, belum titik-titik
lainnya,’’ ujar politisi Hanura ini. Namun demikian, menciptakan keindahan kota
memang tidak ansih merupakan tanggung jawab Dinas Pertamanan, akan tetapi
menjadi tanggung jawab bersama. Karena ada kegiatan-kegiatan yang dilakukan instansi
lain berpotensi mengganggu keindahan kota.
Deresta
mencontohkan galian pipa PDAM, galian kabel telkom maupun PLN, dapat mengurangi
keindahan kota. Pasalnya, setelah melakukan penggalian, bekasnya tidak ditutup
dengan rapi. ‘’Jangan hanya gali lubang tutup lubang tapi tidak mau memperbaiki
seperti semula,’’ katanya. Pihaknya tidak melarang instansi lain melakukan
kegiatannya dengan menggali jalan. Hanya saja, harus dirapikan kembali.
‘’Ini
yang harus dipertegas oleh dinas terkait,’’ cetusnya. Terkait itu, Deresta
menilai di Mataram terlalu banyak tiang, baik yang dibangun oleh PLN maupun
Telkom. Terhadap hal ini perlu ada pemikiran untuk membangun tiang terpadu atau
terminal tiang. ‘’Jadi tiangnya satu, besar tapi bagus sehingga bisa mengaitkan
semua kabel,’’ terangnya.
Ia
berharap dinas terkait betul-betul melaksanakan misi mempercantik kota Mataram.
Instansi lainnyapun demikian. Ketika ingin merubah sesuatu harus melalui
koordinasi dengan Dinas Pertamanan maupun Dinas PU. ‘’Bila perlu ada MoU.
Ketika tidak kembali seperti semula, ya
harus jelas sanksinya,’’ pinta Deresta.
Jangan
sampai anggaran mempercantik kota yang disiapkan dalam APBD Kota Mataram habis
untuk merapikan jalan yang digali instansi lain. (fit)
Komentar