Terancam Dipihakketigakan



Pengelolaan Parkir Tepi Jalan Umum di Mataram Tidak Memuaskan


Mataram (Suara NTB) –
Rapat kerja Komisi II DPRD Kota Mataram dengan Dishubkominfo Kota Mataram, khusus mengenai retribusi parkir, menyimpulkan bahwa pengelolaan parkir tepi jalan umum di Mataram, tidak memuaskan. Ketua Komisi II DPRD Kota Mataram, Drs. HM. Zaini kepada Suara NTB di DPRD Kota Mataram, Jumat (21/11) mengungkapkan, melihat capaian retribusi parkir tepi jalan umum, bisa saja parkir tepi jalan umum tak lagi dikelola Dishubkominfo.

‘’Bisa saja dipihakketigakan. Kalau pihak ketiga punya komitmen mampu memberi penghasilan lebih dari target yang diberikan kepada Dishub, lebih baik dikelola pihak ketiga,’’ terangnya. Mengenai kekhawatiran Dishubkominfo kalau dipihakketigakan, para jukir akan kehilangan pekerjaannya, dibantah Zaini.

Menurut Zaini, dalam melaksanakan pemungutan parkir, pihak ketiga bisa diminta tetap memberdayakan jukir yang sudah ada, tanpa mengangkat jukir baru. Hal ini bisa dibicarakan dengan pihak ketiga. Pada bagian lain, Ketua Fraksi Partai Demokrat ini menyayangkan lemahnya koordinasi Dishubkominfo dengan SKPD lain lingkup Pemkot Mataram dalam mengelola potensi parkir tepi jalan umum.

Lemahnya koordinasi itu terbukti dari ketidakmampuan Dishubkominfo mengelola sejumlah potensi parkir yang jelas-jelas dikelola secara terbuka oleh masyarakat dan hasilnya tidak masuk ke kas daerah. Seperti di taman hiburan rakyat Loang Baloq, Eks Pelabuhan Ampenan dan objek wisata lainnya. ‘’Makanya ini SKPD harus rapat koordinasi, mana-mana lahan yang digunakan untuk parkir,’’ imbuhnya.

Ia berharap, 2015 mendatang tidak ada lagi SKPD yang saling klaim sebagai pihak yang berhak mengelola parkir. Apalagi untuk tahun 2015 mendatang Dewan menginginkan adanya peningkatan PAD dari retribusi parkir tepi jalan umum. Minimal dari Rp 1,35 miliar pada tahun 2014, naik menjadi Rp 1,45 miliar pada 2015 nanti. Untuk menggenjot PAD dari retribusi parkir, ada dua cara. Pertama, mengintensifkan pengelolaan parkir oleh Pemkot Mataram ‘’Kedua, kalau ada pihak-pihak yang berkenan memberi komitmen mampu lebih besar dari Dishub hasilnya, kenapa tidak? Kita lepas saja,’’ tandasnya. (fit)

Komentar