RENCANA
Pemkot Mataram menganggarkan pengadaan kendaraan dinas baru karena randis yang
digunakan saat ini, banyak yang usianya di atas tujuh tahun, dianggap kurang
pas. Anggota Komisi I DPRD Kota Mataram, Fuad Sofian Bamasaq, SH., kepada Suara NTB di ruang kerjanya, Rabu
(26/11) mengungkapkan, mengganti randis yang usianya masih tujuh tahun, terlalu
cepat.
‘’Paling
tidak 10 sampai 15 tahunlah baru diganti,’’ sebutnya. Fuad menekankan, pentingnya
perawatan randis yang ada. ‘’Perawatan itu yang perlu. Kalau hanya dipakai,
tidak dirawat, tiga sampai empat tahun sudah rusak,’’ imbuhnya. Kalau sudah
dilakukan perawatan secara rutin, politisi PDI Perjuangan ini yakin, usia
ekonomis kendaraan dinas akan panjang.
Demikian
pula kendaraan dinas yang notabene untuk operasional seperti kendaraan
pengangkut sampah. Yang penting dilakukan perawatan secara berkala, tentu usia
ekonomisnya bisa lebih dari tujuh tahun. Menurut Fuad agar semua kendaraan
dinas, baik yang digunakan kepala dinas hingga kendaraan operasional bisa
berumur panjang, setiap sopir yang membawa kendaraan itu, harus punya rasa
memiliki. Sehingga randis-randis yang ada, dirawat seperti miliknya sendiri.
‘’Oknum
yang membawa ini harus bertanggung jawab. Sering terjadi kendaraan rusak karena
terlambat ganti oli ataupun tidak pas tempat parkirnya,’’ terang Fuad. Yang
jelas, katanya, panjang pendeknya usia kendaraan dinas sangat tergantung dari
pemakaian dan perawatan. Sehingga, kendaraan dinas tidak perlu terlalu cepat
diganti.
‘’Kalau
memang masih layak, gunakanlah, karena masih banyak sektor lain yang juga
membutuhkan anggaran,’’ pungkas Fuad. (fit)
Komentar