PENINGKATAN nilai investasi daerah seyogiyanya harus
selaras dengan upaya reformasi yang menghadirkan kultur pelayanan birokrasi
secara cepat, mudah, murah dan menyenangkan, khususnya pada skpd yang mengemban
misi yang secara langsung berhubungan dengan pelayanan. Baik secara ekonomi,
sosial dan pembangunan lainnya.
Demikian disampaikan Sekretaris Gabungan Komisi DPRD
Kota Mataram, Hj. Kartini Irwarni, SPd.,
dalam laporan hasil pembahasan terhadap nota keuangan dan RAPBD Kota Mataram tahun
anggaran 2015 di DPRD Kota Mataram Sabtu (29/11). Sejalan dengan hal itu, lanjutnya, upaya-upaya untuk
mereformasi pengelolaan pendapatan daerah, khususnya di sektor PAD (Pendapatan Asli Daerah) harus terus diikhtiarkan dengan menerapkan
sistem dan pola yang berbasis teknologi secara online dengan selektif serta peningkatan kompetensi,
profesionalitas, integritas dan sarana prasarana yang meninjang kinerja SKPD.
Dikatakan Kartini, kebijakan dan rencana pembangunan
khususnya belanja langsung dan tidak langsung menurut Dewan masih memiliki
korelasi dengan kerangka kebijakan dalam KUA PPAS tahun 2015 dan RPJMD kota
mataram yang secara umum segaris dengan tema rkpd tahun 2015, yaitu
optimalisasi percepatan pembangunan.
Pembangunan kemasyarakatan, menurut politisi PKB ini,
harus terus mendapatkan perhatian. Baik bersifat pemberdayaan, perlindungan dan
pelayanan maupun pelibatan masyarakat dalam pembangunan. Hal ini sejalan dengan
kebijakan dan Perda Kota Mataram tentang lembaga kemasyarakatan dan
penanggulangan kemiskinan.
Dengan adanya korelasi sebagaimana juga kebijakan pada
tahun 2014, serta perlunya mengantisipasi segala perkembangan yang terjadi
diharapkan terus terbangun pertumbuhan ekonomi yang berkualitas dalam
kerangka pro growth yang dibarengi pro
job, pro poor dan pro enviroment. ‘’Sehingga kami juga
merasa optimis pembangunan yang dititikberatkan pada upaya pemberdayaan ekonomi
kerakyatan, percepatan pengentasan kemiskinan, peningkatan kesejahteraan,
peningkatan kualitas SDM serta peningkatan kualitas dan kuantitas sarana
prasarana perkotaan akan dapat dicapai secara signifikan pada tahun
berikutnya,’’ terang Kartini. (fit)
Komentar