Harus Ada Jaminan Kualitas



RENCANA PDAM Giri Menang menaikkan tarif penyambungan baru berikut penyesuaian tarif pembayaran air, mendapat tanggapan dari anggota Komisi III DPRD Kota Mataram, Hj. Dian Rachmawati, S.Sos. Kepada Suara NTB di kantornya, Jumat (2/1), Dian menyatakan, bahwa pada prinsipnya Dewan selaku representasi masyarakat, tidak keberatan kalau PDAM akan menaikkan tarif air bersih. Hanya saja, untuk tarif penyambungan baru, ia minta ditinjau ulang.

Hanya saja, lanjut politisi Partai Demokrat ini, kenaikan tarif penggunaan air bersih, harus dibarengi dengan adanya jaminan kualitas. Jaminan kualitas yang diharapkan, tentu saja terkait pasokan air. Karena selama ini, lanjut Dian, masyarakat yang menjadi pelanggan perusahaan air minum plat merah itu belum terlayani maksimal.

Indikatornya, kata Dian, keluhan masyarakat yang pada jam-jam tertentu tidak mendapatkan jatah air bersih. Ia mencontohkan pada pagi hari dan sore hari menjelang magrib. Ia mempertanyakan rencana PDAM akan menaikkan biaya sambungan baru dan tarif penggunaan air bersih. Apakah PDAM sudah mampu memfasilitasi masyarakat mendapatkan air bersih sesuai harapan.

‘’Boleh saja dinaikkan tapi harus ada jaminan air lancar,’’ tegasnya. Sebaliknya, kalau pelayanan PDAM Giri Menang masih seperti saat ini, lanjut Dian, pihaknya mempertanyakan motif PDAM menaikkan tarif. Pasalnya, debit air PDAM masih terbatas. Ia menilai PDAM belum transparan dalam hal ini. Karena, meskipun debit air terbatas, PDAM masih saja membuka pendaftaran untuk sambungan baru.

Dengan debit air yang minim kalau masih harus dibagi dengan pelanggan baru, dikhawatirkan akan semakin menyulitkan pelanggan. Dian mengatakan, meskipun masyarakat mengajukan permohonan sambungan baru dengan ukuran pipa lebih besar dengan harapan bisa mendapat pasokan air yang lancar, sia-sia. ‘’Walaupun pipanya besar kalau air yang dialirkan tidak ada, ya percuma saja,’’ tandasnya.

Agar masyarakat tidak kaget, Dia menyarankan supaya PDAM melakukan sosialisasi baik di kecamatan maupun di kelurahan. ‘’Jangan sampai masyarakat kaget waktu membayar,’’ ujarnya. Terkait minimnya debit air, ia meminta PDAM mencari sumber mata air terdekat. (fit)

Komentar