Ingin Parameter Tambahan



HINGGA berakhir tahun 2014 nihil laporan masyarakat masuk ke BK (badan Kehormatan) DPRD Kota Mataram. Setidaknya, hal ini menurut anggota BK DPRD Kota Mataram, I Gusti Bagus Hari Sudana Putra, SE., mengindikasikan 40 anggota DPRD Kota Mataram relatif bersih. ‘’Tidak ada laporan baik internal maupun eksternal,’’ ujarnya menjawab Suara NTB di ruang kerjanya, Senin (5/1).

Gus Hari berharap kondisi itu bisa terus dipertahankan di masa-masa yang akan datang. Ia menilai anggota Dewan pada periode ini cukup menyadari keberadaan kode etik. Dan, kode etik itu dipertegas setiap saat. Terlebih setelah terbentuknya BK. BK sudah mensosialisasikan kode etik itu kepada seluruh anggota DPRD Kota Mataram. ‘’Kami (BK, red) tidak ingin ada catatan negatif pada periode 2014 – 2019. Ada sedikit saja perilaku miris oknum anggota Dewan, yang bersangkutan akan kami tegur,’’ ucap politisi Partai Demokrat ini.

Ia tidak menampik kalaupun ada laporan masyarakat mengenai perilaku anggota Dewan, tentu berkaitan dengan urusan politik. ‘’Apalagi lawan politik kita, tidak hanya permainan di eksternal partai tapi juga dari luar partai,’’ akunya. Diinternal BK sendiri, anggota lembaga pengawas etika dan kinerja anggota Dewan ini harus elok dalam mengambil peran.

‘’Tidak karena BK lalu seolah-olah minta ditakuti, tidak begitu,’’ cetusnya. BK, kata Gus Hari harus mengambil peran pada setiap kesempatan. Ia mengingatkan BK jangan sekadar menjadi lembaga formalitas. ‘’Jangan hanya jadi taring tapi benar-benar punya taring,’’ imbuhnya. Anggota Komisi IV ini menyatakan, sudah ada pembicaraan di internal BK mengenai rencana evaluasi anggota DPRD Kota Mataram.

Gus Hari memastikan absensi anggota Dewan sejak dilantik menjadi anggota Dewan hingga usai tahun 2014 sudah berada di tangan BK. Sejatinya, sambungnya, dirinya menginginkan ada parameter tambahan mengenai kehadiran anggota Dewan, tidak sebatas pada rapat paripurna ataupun rapat kerja yang telah terjadwal. Diluar itu BK mendorong agar anggota Dewan tetap ngantor.

Sejauh ini, Gus Hari menilai anggota DPRD Kota Mataram rata-rata rajin. ‘’Tapi kita ingin mereka lebih rajin lagi,’’ pungkasnya. (fit)

Komentar