Pimpinan SKPD Diminta Hargai Undangan Dewan



Mataram (Suara NTB) –
Pimpinan SKPD lingkup Pemkot Mataram, Selasa (20/1) kemarin, mendapat teguran dari Wakil Walikota Mataram, H. Mohan Roliskana. Teguran itu disampaikan secara terbuka di hadapan rapat paripurna yang beragendakan pengajuan empat raperda di DPRD Kota Mataram.

Mohan menegaskan kehadiran pimpinan SKPD agar menjadi atensi. Setiap rapat paripurna yang digelar DPRD Kota Mataram, katanya, harus dihadiri. Dalam kesempatan itu, orang nomor dua di Kota Mataram ini mengajak seluruh pimpinan SKPD lingkup Pemkot Mataram agar menghargai setiap undangan yang datang dari DPRD Kota Mataram.

Apalagi agenda paripurna adalah pengajuan paket raperda. Agenda penting itu, lanjut Mohan, harus dihadiri oleh pimpinan SKPD tanpa berwakil. ‘’Karena perda inikan bukan bicara secara personal, tetapi secara institusi. Inilah pentingnya pimpinan SKPD harus hadir,’’ tandasnya.

Pantauan Suara NTB di DPRD Kota Mataram, sejumlah SKPD memang hanya mengirim utusannya untuk menghadiri rapat paripurna kemarin. Bahkan beberapa SKPD ‘’pemilik raperda’’, pimpinan SKPD tidak hadir. Seperti Disosnakertrans, Badan Lingkungan Hidup, Kantor Pemadam Kebakaran.

Ketua DPRD Kota Mataram H. Didi Sumardi menilai teguran yang disampaikan Wakil Walikota Mataram secara terbuka di DPRD Kota Mataram merupakan sebuah respon positif. Karena bagaimanapun, sambung politisi Partai Golkar ini, penyampaian raperda bukan hanya sebagai bentuk political prosedural secara administratif.

‘’Tetapi lebih jauh dari itu, harus bermakna sebagai proses pelembagaan nilai yang nantinya akan menjadi panduan atau pedoman bagi aparat, masyarakat, serta semua pihak terkait,’’ terangnya. Sehingga nantinya, perda selain akan memiliki manfaat bagi masyarakat, juga sebagai instrumen untuk melakukan perubahan, perlindungan, pemberdayaan dan pelayanan ke arah yang lebih baik. (fit)

Komentar