KETUA
Komisi II DPRD Kota Mataram, Drs. HM. Zaini menilai, pemberlakuan sitem online dalam perizinan oleh BPMP2T
(Badan Penanaman Modal Pelayanan Perizinan Terpadu) merupakan inovasi yang
cukup bagus dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.
Namun
demikian, Zaini mengingatkan, penerapan pola online hendaknya tetap mengedepankan profesionalisme. ‘’Online juga harus transparan,’’
cetusnya. Yang jelas, pelayanan publik harus diutamakan.
‘’Jadi,
sistem online ini jangan lebih ribet
ketimbang sistem manual,’’ katanya. Politisi Demokrat ini mengapresiasi
pemberlakuan sistem perizinan online
dengan tidak menutup pola manual. Karena, lanjutnya, tidak semua warga yang
berkepentingan dengan pelayanan yang disediakan BPMP2T terkait perizinan, melek
teknologi.
Menurut
Zaini, apapun pola yang diterapkan BPMP2T yang terpenting efektivitas metode
yang diterapkan itu berkorelasi jelas dengan pelayanan yang diberikan kepada
masyarakat. ‘’Pola-pola yang diterapkan harus bisa berlaku efektif,’’ ujarnya. Mantan
Ketua DPRD Kota Mataram ini berharap penerapan pola online dapat berjalan seiring dengan peningkatan pelayanan kepada
masyarakat dan peningkatan retribusi yang dihasilkan.
Karenanya,
demikian Zaini, BPMP2T harus menyiapkan tenaga profesional dalam menangani
pendaftaran online. Selain itu harus
ada skala prioritas pendaftar mana yang akan didahulukan sehingga jelas
tahapannya. (fit)
Komentar