KETUA
DPRD Kota Mataram, H. Didi Sumardi, SH., mengapresiasi rencana Pemkot Mataram,
seperti dilontarkan Wakil Walikota Mataram, H. Mohan Roliskana yang akan
menyurati tempat-tempat hiburan yang ada di Kota Mataram. Ini menyusul hasil
razia Satpol PP Kota Mataram bersama Polres Mataram yang berhasil menjaring 23
siswa bolos sekolah saat jam pelajaran. Puluhan siswa ini terjaring di sejumlah
tempat hiburan di Kota Mataram. Mulai dari Taman Hiburan Loang Baloq hingga
Playstation.
‘’Kami
memberikan apresiasi kepada Pemkot yang akan menyurati tempat hiburan,’’ ujar Didi
Sumardi kepada Suara NTB. Namun,
lanjutnya, surat yang bakal dilayangkan ke tempat-tempat hiburan, harus
dibarengi dengan tindakan tegas terhadap pemilik usaha rental playstation,
kafe, mall dan tempat hiburan lainnya yang menampung pelajar yang bolos dari
sekolah.
Politisi
Partai Golkar ini menyarankan hendaknya Pemkot Mataram membangun suatu pola,
bagaimana hal tersebut menjadi kepedulian dan tanggung jawab bersama.
‘’Menyelamatkan sekolah anak-anak kita tersebut merupakan komitmen dari seluruh
pihak tanpa terkecuali dan ini harus menjadi kesadaran dan gerakan bersama,’’
pungkasnya. (fit)
Komentar