Mataram
(Suara NTB) –
Digantinya
Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dikpora) Kota Mataram dalam mutasi
yang digelar Pemkot Mataram, Rabu (4/2), membawa pengharapan baru membaiknya kualitas
pendidikan di Kota Mataram. Termasuk mampu mengatasi persoalan dunia pendidikan
di Mataram.
Harapan
ini disampaikan anggota Komisi IV DPRD Kota Mataram, Lalu Suriadi. Kepada Suara
NTB, Jumat (6/2), Suriadi meminta Kepala Dinas Dikpora Kota Mataram, H. Sudenom
cepat menyesuaikan diri dengan tugas barunya menggantikan Drs. H. Ruslan
Effendi, MPd. ‘’Komunikasi dengan mitra kerjanya harus cepat dilakukan. Seperti
dengan kepala sekolah selaku pelaksana teknis, juga dengan jajarannya di
Dikpora, seperti kepala bidang,’’ terangnya.
Dikatakan
anggota komisi yang membidangi pendidikan ini, Sudenom dengan latar belakang
pernah menjadi guru, harus mempunyai target awal, bagaimana mensukseskan
pelaksanaan ujian nasional. Sebab, kebijakan pemerintah pusat sekarang
kelulusan ditentukan oleh guru itu sendiri. Sehingga, lanjut Suriadi, terkait
kondisi yang baru ini, Sudemon diimbau membuat kebijakan. ‘’Jangan sekali-kali
mengintervensi penilaian guru untuk menentukan kelulusan,’’ pintanya.
Untuk
itu, Suriadi kembali mengingatkan agar Sudenom segera membangun komunikasi
dengan mitra kerjanya. Mantan Sekretaris Dinas Kesehatan Kota Mataram itu juga
diimbau melanjutkan kebijakan pendahulunya kalau memang kebijakan itu dianggap baik
dan tidak merugikan siswa.
Politisi
PAN ini tidak menampik selama ini masih banyak persoalan terkait pungutan di
sekolah. ‘’Nah ini yang masih menjadi PR untuk bisa dibenahi,’’ cetusnya.
Demikian
pula dengan persoalan bina lingkungan. Jangan karena pendekatan individu,
tetapi harus berdasarkan kedekatan wilayah. ‘’BL itu untuk mendekatkan siswa
dengan sekolahnya,’’ pungkas Suriadi. (fit)
Komentar