Pilkada Kota Mataram



Gerindra Pastikan Usung Kader


Mataram (Suara NTB) –
DPC Partai Gerindra Kota Mataram memastikan akan mengusung kadernya untuk bertarung pada Pilkada Kota Mataram. Kepastian ini disampaikan Wakil Ketua DPC Partai Gerindra Kota Mataram, Muhtar, SH., menjawab wartawan di DPRD Kota Mataram, Rabu (11/2). Menurutnya, keputusan Gerindra mengusung kader pada Pilkada Kota Mataram, merupakan instruksi DPP Gerindra.

Muhtar tidak menampik keputusan partai besutan Prabowo Subianto ini untuk mengusung kadernya dalam Pilkada, selain melaksanakan instruksi DPP, juga sebagai bentuk gengsi politik. Seperti diketahui, Gerindra merupakan pemenang kedua dalam Pemilu 2014 lalu. Di DPRD Kota Mataram Gerindra memperoleh enam kursi dari total 40 kursi parlemen. Hanya butuh dua kursi lagi bagi Gerindra untuk bisa mengusung calon.

Meski hanya membutuhkan dua kursi lagi, Muhtar mengaku, tetap menjalin komunikasi politik dengan sejumlah parpol. Kendati begitu, sampai saat ini Gerindra belum menentukan partai mana yang bakal diajak berkoalisi. ‘’Prosesnya mengalir saja,’’ cetusnya. Mengenai syarat pendidikan terakhir calon kepala daerah, menurut Muhtar tidak akan menjadi kendala bagi parpolnya untuk mengusung kader.

‘’Kader Gerindra rata-rata sudah sarjana,’’ akunya. Muhtar membantah, keberanian Gerindra mengusung kader lantaran figur yang selama ini disebut-sebut sebagai calon kuat, pencalonannya bakal tersandung masalah ijazah terakhir. ‘’Ini tidak ada korelasinya dengan calon incumbent. Mau dia maju atau tidak, Gerindra tidak pernah takut,’’ tegasnya. Dari internal Gerindra, ada tiga nama yang mengemuka. Seperti H. Abdul Karim, Bq. Elok dan Wilgo Zainar.

‘’Mbak Elok ini kan bisa menjadi ikon mewakili perempuan. Apalagi dia punya ciri khas dengan jilbab merahnya,’’ sebut Muhtar. Meskipun sudah banyak nama kader yang mencuat ke permukaan, tetapi untuk menentukan siapa yang layak maju dalam Pilkada Kota Mataram nantinya, akan diputuskan oleh DPP Gerindra. ‘’Nanti akan ada tim survei dari DPP yang akan melakukan survei elektabilitas kader,’’ tandasnya. (fit)

Komentar