KESUNGGUHAN Pemkot Mataram ingin menjadi kota layak
anak (KLA), dipertanyakan. Pasalnya, kata Sekretaris Komisi IV DPRD Kota
Mataram, I Nyoman Yogantara, pelaksanaan program menuju KLA justru terkesan
belum serius.
BP2KB
(Badan Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana) sebagai garda terdepan
dalam program menuju KLA 2018 tidak bisa saling lempar tanggung jawab dengan SKPD
lain. Mestinya BP2KB harus lebih intens melakukan koordinasi dengan dinas-dinas
terkait untuk persiapan menjadi KLA.
Karena
bagaimanapun, BP2KB garda depan program menuju KLA ini. ''Dia (BP2KB) yang
mengkoordinasikan ke bawah atau ke samping,'' ucapnya. Dikatakan Yoga, sebuah KLA
bukan hanya dilihat dari segi pendidikan saja. Melainkan dari segala fasilitas
yang berhubungan dengan anak.
''Bukan
layak anak, ketika hanya pendidikan saja. Berarti itu hanya pemberantasan buta
huruf,'' terangnya. Dengan rentang waktu yang tersisa, Yoga optimis Pemkot masih
bisa berbuat terkait program menuju KLA. Tiga tahun dianggap waktu yang cukup
luang. Komisi IV akan mendorong terwujudnya KLA. Karena bagaimanapun, KLA menyangkut
generasi muda yang akan datang.
Yoga
menyayangkan penunjukan kelurahan layak anak sebagai percontohan, tidak
dikembangkan di kelurahan-kelurahan lainnya. ''Jangan hanya sebagai
percontohan. Kalau hanya satu kelurahan saja, belum dikatakan berhasil,'' ujar
politisi PDIP ini. Justru percontohan itu harus dikembangkan di kelurahan lain.
''Ini
dah yang betul-betul kita dorong secara maksimal,'' tambahnya. Jangan sampai
setelah ada percontohan, berhenti sampai di sana dan tidak ada kelanjutan. Yoga
menilai SKPD yang terlibat dalam program menuju KLA belum mampu menterjemahkan
keinginan Walikota terkait KLA. Kalau misalnya BP2KB merasa bekerja sendiri
dalam menggarap program menuju KLA, karena SKPD tersebut kurang berkoordinasi.
Pihaknya,
sambung Yoga, sangat tidak berharap ada anak putus sekolah di Mataram.
Menurutnya kalau masih ada anak putus sekolah, jelas tidak pas dengan KLA. Ia
menganggap Pemkot belum serius. ''Makanya saya bilang harus koordinasi,''
tandasnya. (fit)
Komentar