Mataram
(Suara NTB) -
Pembangunan
TPS (Tempat Pembuangan Sementara) di Lingkungan Marong Kelurahan Karang Baru
berdampak pada aktivitas pembuangan sampah di sana. Pasalnya, meski pembangunan
TPS sedang berjalan, masyarakat di lingkungan itu tetap saja memanfaatkan lahan
di luar TPS sebagai tempat membuang sampah.
Padahal
lahan yang tersisa pascapembangunan TPS itu hanya sedikit. Bahkan bisa
dikatakan kalau itu merupakan median jalan. Akibatnya, sampah yang dibuang
masyarakat meluber hingga badan jalan. Kondisi badan jalan yang sempit dan
dilalui kendaraan yang cukup padat, kerap menimbulkan keluhan dari para
pengguna jalan.
Apalagi
jalan tersebut satu jalur sehingga tidak jarang menimbulkan kemacetan. Apalagi
kalau truk sampah sedang melakukan aktivitas pengangkutan sampah, sampai
memakan setengah badan jalan. Dikonfirmasi mengenai keluhan pengguna jalan ini,
kepala dinas kebersihan kota mataram, ir. Dedi Supriyadi tidak menampik kondisi
itu.
Ia
pun meminta masyarakat pengguna jalan untuk memaklumi kondisi itu dan bersabar.
Sebab, Dinas Kebersihanpun sudah berupaya menjawab keinginan masyarakat agar
memiliki TPS dengan kapasitas lebih besar dan memadai. ‘’Itu hanya sementara
saja. Jadi kita minta bersabar dulu. Nanti kalau TPSnya sudah jadi, tidak ada
lagi yang buang sampah di luar,’’ ujarnya. (fit)
Komentar