Tambahan Anggaran Pilkada Tunggu Perhitungan KPU



Mataram (Suara NTB) –
Permintaan KPU agar kabupaten/kota yang akan menggelar Pilkada segera menyelesaikan hibah anggaran Pilkada di daerahnya masing-masing, harus segera disikapi. Sebab, tidak sedikit daerah yang anggaran Pilkadanya belum siap sepenuhnya. Seperti halnya anggaran Pilkada Kota Mataram yang diketahui masih ada kekurangan.

Karena dalam APBD Kota Mataram DPRD Kota Mataram hanya menyetujui anggaran Pilkada Kota Mataram sekitar Rp 8 miliar dari totak yang dibutuhkan untuk dua kali putaran sebesar Rp 11 miliar sampai Rp 12 miliar.

Ketua DPRD Kota Mataram, H. Didi Sumardi, SH yang dikonfirmasi di DPRD Kota Mataram mengatakan, untuk anggaran Pilkada Kota Mataram, akan dikalkulasikan kembali saat pembahasan APBD perubahan. ‘’Semangat kita adalah supaya terakomodasi semua kepentingan. Tidak saja soal KPU namun juga banyak hal,’’ ujarnya. Ia memperkirakan APBD perubahan akan dibahas sekitar Bulan Juni.

Sehingga, KPU juga tidak terganggu. Selain itu, percepatan pembahasan APBD Perubahan yang di dalamnya juga bakal membahas tambahan anggaran hibah untuk KPU Kota Mataram, disuarakan oleh pihak kepolisian dan Panwaslu, bagaimana supaya apa yang menjadi kebutuhan aparat kepolisian dalam hal pengamanan dan Panwaslu terkait pengawasan bisa terakomodir di sana.

Berbicara tahapan Pilkada, dengan anggaran yang ada diyakini sudah memadai. Didi juga yakin tahapan Pilkada Kota Mataram pada level-level tertentu, tidak akan terganggu. Sebab, saat menentukan anggaran Pilkada beberapa waktu lalu, Dewan juga berhitung untuk dua putaran. ‘’Dengan anggaran yang sekarang estimasi kita satu putaran sebenarnya sudah memadai,’’ katanya.

Meskipun nanti pada faktanya misalkan terjadi kekurangan, Dewan akan memenuhinya. Asalkan, anggaran yang diajukan itu nantinya benar-benar merupakan kebutuhan riil dari KPU. Dewan mengimbau kepada KPU Kota Mataram dalam menghitung tambahan anggaran Pilkada yang dibutuhkan hendaknya dikomparasi dengan KPU di kabupaten/kota lainnya yang juga menyelenggarakan Pilkada.

Didi juga belum berani memastikan berapa penambahan anggaran Pilkada yang akan diberikan kepada KPU Kota Mataram. Sebab, itu tergantung dari hasil perhitungan KPU Kota Mataram. (fit)

Komentar