Dewan Kaji Usulan KPU Soal Anggaran Pilkada

Mataram (Suara NTB) –
Badan Anggaran DPRD Kota Mataram, Jumat (8/5) kemarin melakukan rapat internal membahas usulan KPU terkait anggaran Pilkada Kota Mataram. KPU Kota Mataram telah menyerahkan usulan tertulis kebutuhan anggaran Pilkada Kota Mataram, sekitar Rp 20,1 miliar. Usulan ini disertai pula dengan rincian arah penggunaan anggaran tersebut.

Sebab, menurut Ketua DPRD Kota Mataram, H. Didi Sumardi, SH., ada keluhan dari daerah terkait standar harga yang digunakan KPU Kota Mataram dalam menentukan anggaran tersebut. Dari usulan tersebut, ada dua kegiatan yang bakal menyedot anggaran cukup besar. Pertama, Panwaslu mengusulkan anggaran Rp 3,5 miliar. Kedua, biaya pengamanan Pilkada oleh Polri dibebankan kepada APBD Kota Mataram yang nilainya sekitar Rp 2 miliar.

Ditegaskan Didi, anggaran Pilkada Kota Mataram Rp 20,1 miliar masih bersifat usulan. Besarnya anggaran yang diberikan kepada KPU Kota Mataram masih bisa berubah, apakah bertambah atau justru berkurang. Karenanya, ia meminta seluruh anggota Badan Anggaran mengkaji dengan cermat usulan KPU Kota Mataram. Yang jelas semua item harus dirasionalisasi. Meskipun KPU Kota Mataram maupun Panwaslu Kota Mataram dalam penyusunan usulan anggaran itu sudah berpedoman pada aturan yang berlaku.

Anggota Badan Anggaran Misban Ratmaji menyebutkan, tambahan anggaran Pilkada Kota mataram yang diminta oleh KPU Kota Mataram hampir 50 persen. ‘’Yang perlu kita pikirkan adalah sumber pendapatan. Apalagi Silpa (Sisa Lebih Perhitungan Anggaran) sudah habis digunakan,’’ katanya. Menurutnya, tambahan anggaran Pilkada Kota Mataram yang diminta KPU Kota Mataram ini bisa menjadi masalah tersendiri.


‘’Kalau berbicara pesta, memang harus besar. Kalau tidak besar, bukan pesta namanya,’’ kelakar Misban. Ditambahkan anggota Badan Anggaran lainnya, Lalu Suriadi, SE. Katanya, anggaran untuk Pilkada Kota Mataram ini akan masuk dalam APBD perubahan. Menurut politisi PAN ini, untuk bisa merasionalisasi usulan anggaran Pilkada Kota Mataram yang diajukan KPU Kota Mataram, pihak-pihak terkait seperti KPU Kota Mataram, Panwaslu Kota Mataram dan kepolisian harus mempresentasikan kebutuhan anggarannya masing-masing. ‘’Pihak-pihak terkait ini perlu diundang,’’ usulnya. (fit)

Komentar