Syamsul Bahri |
BELUM
ditendernya proyek jalan lingkungan yang bersumber dari DAK (Dana Alokasi
Khusus), disayangkan kalangan Komisi III DPRD Kota Mataram. Wakil Ketua Komisi
III DPRD Kota Mataram, Syamsul Bahri, SH., meminta Dinas PU Kota Mataram agar
konsisten terhadap waktu.
Sebab,
pengerjaan 126 ruas jalan lingkungan di Kota Mataram ini praktis hanya
menyisakan waktu sekitar empat bulan. Dan, lanjut Syamsul, empat bulan
sejatinya bukan waktu yang panjang. Pihaknya, aku Syamsul telah meminta kepada
Dinas PU untuk segera menyikapi kondisi ini.
Politisi
Nasdem ini berharap pengerjaan jalan lingkungan nantinya, tidak berkonsekuensi
terhadap waktu. Meskipun mungkin Dinas PU Kota Mataram akan menggandeng
sejumlah rekanan dalam pengerjaannya. ''Jangan sampai dengan keadaan yang empat
bulan ini, semua kacau balau,'' ujarnya mewanti-wanti.
Untuk
mensiasati sisa waktu yang tinggal empat bulan, Syamsul menyarankan kepada
Dinas PU Kota Mataram agar menggunakan rekanan lebih banyak. ''Nanti satu
rekanan mengerjakan beberapa ruas jalan. Mungkin itu jalan terbaiknya,''
demikian Syamsul. Dengan cara itu, ia optimis sisa waktu yang empat bulan ini
bisa terkejar.
Jangan
sampai ada monopoli rekanan yang mengerjakan proyek jalan lingkungan. Sebab,
kalau sampai ada monopoli rekanan, Syamsul yakin hal itu bisa menjadi hambatan.
Apalagi, beberapa ruas jalan membutuhkan spesifikasi dan kualitas yang baik. Ia
mengingatkan Dinas PU Kota Mataram untuk tidak asal-asalan dalam menunjuk
rekanan. Sehingga bisa berdampak pada kualitas dan kuantitas jalan.
Syamsul
menekankan, meskipun waktunya terbilang mepet, jangan sampai mengabaikan
kualitas. Dewan, kata dia, tidak ingin lagi tahun 2016 berbicara masalah jalan
lingkungan. Dia meminta Dinas PU bersungguh-sungguh mengurus proyek perbaikan
126 ruas jalan. Sebab dulu Pemkot Mataram sampai kelimpungan mencari anggaran
untuk membenahi jalan-jalan lingkungan.
Sekarang
setelah ada anggaran, ia mengimbau Dinas PU tidak lagi bermai-main dengan
waktu. ''Dulukan pak wali sampai pinjam di PIP ditolak. Sekarang anggaran di
depan mata sudah masuk, jangan dilalaikan,'' pintanya. Ini juga terkait dengan
janji Pemkot kepada masyarakat. (fit)
Komentar