Masih Dinomorduakan

Ismul Hidayat

SEKRETARIS Komisi III DPRD Kota Mataram, Ismul Hidayat mengungkapkan kekecewaannya atas sikap SKPD yang menjadi mitra komisi yang membidangi masalah pembangunan itu. ‘’Jadi dalam beberapa kali pemanggilan SKPD yang hadir justru diwakilkan oleh kepala bidang,’’ kata Ismul dalam rapat gabungan komisi di ruang rapat DPRD Kota Mataram, Senin (3/8) kemarin.

Praktis, ketidakhadiran kepala SKPD yang lantas hanya mengutus kepala bidang, tidak sepenuhnya mampu menjawab apa yang menjadi pertanyaan anggota Dewan. ‘’Alasan kepala bidang, nanti kami sampaikan,’’ cetus Ismul mencontohkan ucapan kepala bidang yang kerap mewakili kepala dinas yang tidak memenuhi undangan Komisi III itu.

Dikatakan Ismul, dalam pembahasan perubahan APBD Kota Mataram, tentu tidak banyak hal yang bisa dilakukan Komisi III. Karena, SKPD yang menjadi mitra kerja Komisi III belum menyerahkan DPA. ‘’Itu kami harapkan harus diserahkan,’’ pintanya. Apalagi, lanjut politisi PKS ini, salah seorang kepala Dinas seperti dilansir Suara NTB sebelumnya mengatakan, jika ingin mendapatkan data jalan, harus bersurat kepada SKPD bersangkutan.

Kalau memang demikian aturannya, ia mengharapkan pimpinan DPRD Kota Mataram memfasilitasi Komisi III untuk mendapatkan data yang dibutuhkan. Karena anggota Dewan merupakan pejabat representatif masyarakat, SKPD harus memahami tingginya tuntutan masyarakat kepada Dewan. Sebab, selama ini, pelayanan oleh SKPD-SKPD dinilai masih sangat minim.

‘’Kalau kita mau buka, sebetulnya tidak ada alasan untuk tidak memberikan pelayanan kepada masyarakat,’’ tandasnya. Namun demikian, yang disesalkan Ismul, kemitraan antara Dewan dengan SKPD masih terkesan dinomorduakan. Sehingga anggota Dewan dari dapil Selaparang ini meminta Ketua DPRD Kota Mataram, H. Didi Sumardi, SH agar memastikan bahwa antara Dewan dan eksekutif adalah mitra kerja.

Antara Dewan dan eksekutif sejatinya mengetahui program apa yang bisa menjawab aspirasi masyarakat. (fit)

Komentar