Sumber Kenyamanan

KETUA Pansus Pasar, Drs. HM. Noer Ibrahim mengklaim kerja Pansus yang dipimpinnya telah mencapai 98 persen. Raperda Pasar tinggal menunggu waktu untuk diparipurnakan. Raperda ini menekankan pada penataan pasar. Baik pasar modern maupun pasar tradisional. ‘’Jadi ini arahnya bukan retribusi melainkan penataan,’’ imbuhnya menjawab Suara NTB di ruang kerjanya Selasa (11/8).

Dari segi penataan, khususnya pasar tradisional, Noer Ibrahim tidak menampik kondisi pasar milik pemerintah itu rata-rata kurang bersih. Padahal sejatinya kebersihan pasar merupakan sumber kenyamanan bagi pedagang maupun pembeli. Menurut dia, kebersihan pasar tradisional sangat penting. ‘’Hampir semua kalangan belanja di sana, sehingga masalah kebersihan pasar ini menjadi sangat penting,’’ pungkas Sekretaris Komisi II DPRD Kota Mataram ini.

Noer Ibrahim tak menyoroti kebersihan di pasar modern karena memang pengelola pasar modern sudah tahu bagaimana menjamu pembeli dalam kondisi pasar yang bersih. Rata-rata pasar modern yang notabene dikelola oleh pihak swasta sangat memperhatikan kebersihan dan kerapian.

Politisi Golkar ini mengapresiasi ditunjuknya Pasar Pagesangan sebagai lokasi proyek percontohan untuk kebersihan pasar yang dipihakketigakan. Namun demikian, keberadaan petugas kebersihan pasar juga perlu dievaluasi. Semestinya harus ada perbedaan yang mencolok antara pasar yang dilengkapi dengan tenaga kebersihan dari pihak ketiga dengan pasar yang tanpa tenaga kebersihan.

‘’Kalau tidak ada perbedaan, ya tidak perlu ada pihak ketiga (tenaga kebersihan, red),’’ ujarnya. Kebersihan pasar tradisional, kata Noer Ibrahim tidak terlepas dari ketegasan petugas pasar dan juga karakteristik pedagang di sana. Ia mencontohkan pedagang terkesan membuang sampah sembarangan kalau melihat ada petugas kebersihan.

Mestinya petugas bisa bersikap tegas guna mensterilkan kebersihan pasar. Seperti di pasar tradisional yang dibangun berlantai dua, terkesan mubazir. Pasalnya, rata-rata pedagang menolak diminta berjualan di lantai dua dengan alasan sepi pembeli. ‘’Disitulah harus ada ketegasan dari petugas, dan pedagang juga harus mau diatur,’’ tegasnya.


Jangan sampai ada pembiaran dari petugas lantaran telah diberikan sejumlah uang oleh para pedagang. ‘’Ini tidak mendidik. Petugas itu harus disiplin,’’ tandasnya. (fit)

Komentar