Hapus Karaoke Keluarga

FRAKSI PPP mengungkapkan keinginannya menghapus karaoke keluarga dari dalam Raperda pajak hiburan. Ketua Fraksi PPP DPRD Kota Mataram, Drs. HM. Husni Thamrin, M Pd., mengaku Kecolongan atas lahirnya Perda Hiburan.
Menurut Husni, sebetulnya Perda Hiburan tidak perlu ada. Apalagi karaoke keluarga. ''Tidak ada itu istilah karaoke keluarga. Kalau karaoke keluarga itu kan di rumah. Tidak harus di kafe, tidak harus di hotel,'' ujarnya. Sebab kalau sudah difasilitasi di tempat seperti kafe, hotel dan lain sebagainya, cenderung akan terjadi penyimpangan.
Husni berpendapat masih ada peluang pihaknya untuk membatalkan Perda Hiburan. ''Kan perda ini belum dibahas. Baru diumumkan ada perubahan pajak hiburan,'' imbuhnya. Husni telah mengamanahkan kepada seluruh anggota fraksi PPP agar berjuang untuk menghapus karaoke keluarga.
''Ndak perlu sudah ada karaoke keluarga. Karena itu lebih banyak mudaratnya daripada manfaatnya,'' demikian Husni. Tidak hanya menghapus pajaknya, PPP juga menyuarakan penghapusan karaoke keluarga dari bagian perda hiburan.
Momentum perubahan perda hiburan dapat menjadi pintu masuk penghapusan karaoke keluarga. Husni menegaskan, tidak terlalu penting Pemkot Mataram mendapatkan PAD (Pendapat Asli Daerah) dari karaoke keluarga. Apalagi sekarang ada keinginan Pemkot Mataram untuk menurunkan persentase penerimaan pajak hiburan, khususnya karaoke keluarga.
Anggota Dewan dari dapil Selaparang ini menyesalkan kenyataan di lapangan. Sering dilakukan penertiban tetapi kenyataannya masih banyak penyimpangan. Husni menganggap karaoke keluarga hanya sebatas istilah, tetapi kenyataannya di karaoke keluarga kerap ditemukan wanita-wanita berpakaian minim.
''Saya takut ini perubahan dari PSK ke Partner Song. Jangan hanya perubahan istilah saja tapi praktiknya tidak berubah,'' katanya. Karenanya PPP lebih setuju kalau karaoke keluarga dihapuskan. PPP, sambungnya akan berjuang agar karaoke keluarga dihapuskan dari Perda Hiburan.

Pada bagian lain, PPP, kata Husni akan mempertanyakan seperti apa pengawasan yang selama ini dilakukan oleh eksekutif. ''Ternyata yang menjadi Partner Song itu PSK - PSK yang masuk dari luar,'' tambahnya. (fit)

Komentar