Mataram
(Suara NTB) –
Kepala
Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) NTB, Prijono mengusulkan agar Mataram
Mall diubah menjadi mall yang lebih khusus. Mataram Mall dapat meniru Mall
Glodok Jakarta yang khusus menjual barang-barang elektronik. Menurut Prijono
saat rapat dengan DPRD Kota Mataram, Mataram Mall semakin lama semakin sepi.
‘’Misalnya
jadi seperti Glodok Jakarta. Khusus menjual elektronik atau bisa menjadi pusat
kuliner,’’ sebutnya. Usul ini disambut positif kalangan Dewan. Anggota Banggar
DPRD Kota Mataram, Drs. HM. Zaini mengatakan, Pemkot Mataram ke depan memang
harus memikirkan mall khusus. Sehingga masyarakat dalam menentukan pilihan,
sudah pasti mall mana yang akan didatangi.
Untuk
melaksanakan usulan itu, tentu harus didukung dengan regulasi. Demikian pula
manakala ada pengusaha yang mengajukan izin membangun mall, maka mall yang
dibangun tidak boleh mall seperti yang sudah ada. ‘’Kita harapkan Pemkot
menunda dulu izin untuk mall umum,’’ pintanya, Selasa (10/11).
Kecuali,
sudah ada konsep yang jelas. ‘’Mal yang lain daripada yang lain,’’ cetusnya. Mall
khusus, kata Zaini, memiliki pangsa pasar yang berbeda. Sedangkan mall umum,
tidak perlu ada penambahan. Dengan luas Kota Mataram yang hanya 61,30 kilometer
persegi, keberadaan tiga mall di Kota Mataram sudah mampu mengcover kebutuhan
masyarakat. Sehingga kalau ada permintaan membangun mall, haruslah mall dengan
item khusus.
Ditempat
terpisah, anggota Banggar lainnya I Gede Wiska, SPt juga menilai usulan itu
sebagai ide yang baik. ‘’Bisa saja diubah menjadi mall khusus karena memang
harus ada antisipasi,’’ ucapnya. Ia melihat, Mataram Mall masih terlena dengan
kondisi ketika mall di Mataram hanya ada satu, sehingga terkesan tidak ada
langkah antisipasi persaingan dengan mall milik swasta.
Wiska
mengaku setuju kalau Mataram Mall dijadikan mall khusus. Pasalnya di sejumlah
daerah di Indonesia, mall khusus terbukti berjalan dengan baik. Kalau Mataram
Mall masih mempertahankan kondisi sebagai mall umum, akan cenderung monoton.
Untuk menjadikan Mataram Mall sebagai Mall khusus, tidak ansih harus dikelola
oleh PT. Pasifik Cilinaya Fantasi. (fit)
Komentar