ANGGOTA
Komisi I DPRD Kota Mataram, Fuad Sofian Bamasaq, SH., menyayangkan pernyataan
Ketua Panwaslu Kota Mataram, Srino Mahyarudin yang mengatakan bahwa ASN
(Aparatur Sipil Negara) boleh menghadiri kegiatan kampanye calon walikota dan
calon wakil walikota. ‘’Saya menentang pernyataan itu, karena bagaimanapun ASN
itu harus netral,’’ tegas Fuad kepada Suara
NTB di Mataram, Rabu (11/11).
Lagipula
untuk kegiatan kampanye calon walikota dan calon wakil walikota, harus ada
aturan dari KPU. ‘’Kalau memang ada aturan yang membolehkan untuk itu, kenapa
tidak. Tapi kalau tidak ada aturan yang membolehkan, itu jelas melanggar,’’
imbuhnya. Fuad menyangsikan kalau ASN yang hadir dalam kegiatan kampanye
pasangan calon walikota dan calon wakil walikota, tidak akan ikut-ikutan angkat
bicara.
Selain
itu, bukan tidak mungkin ASN yang datang ke arena kampanye pasangan calon
walikota dan calon wakil walikota, tidak akan menggunakan kendaraan dinas. Pernyataan
Ketua Panwaslu Kota Mataram itu, lanjut Fuad dapat membuka peluang terjadinya
pelanggaran. Yang dikhawatirkan, ketika menghadiri kegiatan kampanye pasangan
calon walikota dan calon wakil walikota, ASN akan mengabaikan tugasnya untuk
melayani masyarakat.
‘’Jangan-jangan
nanti kemudian ASN ini akan melakukan intimidasi kepada masyarakat yang meminta
pelayanan,’’ ujarnya. Misalnya aparat di kelurahan. ‘’Itulah sebabnya kita
tidak setuju ASN ini menghadiri kampanye,’’ tandasnya. Anggota Dewan dari dapil
Ampenan ini menganggap pernyataan Ketua Panwaslu Kota Mataram sangat
bertentangan.
Dimana
di satu sisi Panwaslu meminta Penjabat Walikota Mataram mengimbau jajarannya
agar tetap menjaga netralitasnya. Namun di sisi lain, Panwaslu justru
menyatakan bahwa ASN boleh menghadiri kegiatan kampanye calon walikota dan
calon walikota. Lagipula, kata Fuad, tidak ada satu pihakpun, yang dapat
memberi jaminan bahwa ASN yang hadir dalam kegiatan kampanye itu, tidak akan
ikut-ikutan berbicara.
Karena
dengan menghadiri kegiatan kampanye saja, netralitas seorang ASN sudah
diragukan. Apalagi yang hadir pejabat sekelas Camat dan Lurah. Kehadiran ASN
dalam kegiatan kampanye sudah jelas menunjukkan keberpihakannya kepada calon
tertentu. Fuad mewanti-wanti jangan sampe Panwaslu juga menunjukkan
keberpihakannya kepada calon tertentu. (fit)
Komentar