DIANTARA
sejumlah anggota DPRD Kota Mataram yang program aspirasinya tidak terlaksana
tuntas di tahun 2015, Hj. Bq. Mirdiati termasuk beruntung. Pasalnya semua
program aspirasi yang diusulkannya tahun 2015 lalu, seluruhnya telah
terlaksana. ''Program aspirasi saya selesai seratus persen seperti keinginan
masyarakat,'' tuturnya kepada Suara NTB
di DPRD Kota Mataram, Senin (11/1).
Diakuinya,
waktunya yang tersisa untuk melaksanakan program aspirasi terbilang mepet
karena sebagian anggaran untuk itu tercantum dalam APBDP Kota Mataram 2015.
Karenanya, dari awal Mirdiati hanya mengusulkan program aspirasi yang bersifat
sederhana. Tahun 2015, katanya, dia mengusulkan rehab rumah ibadah dan juga
penembokan lahan pemakaman.
Sedangkan
pada tahun anggaran 2016 ini, anggota DPRD Kota Mataram dari dapil Mataram –
Sekarbela ini juga mengusulkan untuk perbaikan jalan lingkungan dan rehab rumah
ibadah. ‘’Di lingkungan-lingkungan yang kumuh yang jalannya susah dilalui, di
situ saya salurkan program aspirasi saya,’’ ujar Mirdiati.
Salah
satu jalan lingkungan yang masuk dalam program aspirasi politisi Gerindra ini
adalah jalan Lingkungan Karang Anyar. ‘’Kebetulan itu masuk dalam dapil saya,’’
cetusnya. Selain itu, Mirdiati juga menyalurkan program aspirasinya di
Kelurahan Pagutan. Jalan lingkungan di salah satu perumahan yang ada di Pagutan
itu sudah mulai berlubang sehingga cukup mengganggu pengguna jalan.
Sedangkan
rumah ibadah yang direhab menggunakan program aspirasi miliknya, antara lain di
Pagutan, Karang Genteng, Karang Anyar dan Lingkungan Pepabri. Mirdiati
menyalurkan program aspirasi untuk perbaikan jalan lingkungan, rehab rumah
ibadah dan penembokan lahan pemakaman, bukan tanpa pertimbangan.
Dalam
beberapa kali reses, katanya, hal-hal tersebut kerap disuarakan oleh
masyarakat. Mirdiati kemudian mengecek kondisi jalan lingkungan, rumah ibadah
maupun lahan pemakaman yang disampaikan masyarakat. Istri polisi ini juga tetap
melakukan pengawasan saat program aspirasinya dikerjakan oleh SKPD bersangkutan.
Komentar