Sudah Saatnya ASN Disiplin

ANGGOTA Komisi I DPRD Kota Mataram, Fuad Sofian Bamasaq, SH., mendukung pemberlakuan absensi sidik jari yang mulai diterapkan Januari 2016 ini. Ditemui Suara NTB di ruang kerjanya, Fuad menyebut pemberlakuan absensi sidik jari itu sebagai upaya untuk mengedukasi ASN (Aparatur Sipil Negara) agar disiplin waktu.

Menurut Fuad, kalau semua ASN sudah disiplin waktu, tentu mereka bisa maksimal menjalankan tupoksi (tugas, pokok dan fungsi). ‘’Sudah saatnya kita membangun kota dengan kedisiplinan waktu,’’ ucapnya. Ia melihat, selama ini, masih banyak oknum ASN yang datang ke kantor terlambat.

Sehingga, dengan pemberlakuan absensi sidik jari, ASN lingkup Pemkot Mataram otomatis akan menjadi disiplin. ‘’Kalau dengan absensi manual kan mau datang, pulang kadang tidak terkontrol. Ada juga yang menutupi temannya,’’ ujar Fuad. Namun demikian, politisi PDI Perjuangan ini mengimbau agar ASN jangan merasa terpaksa disiplin dengan adanya absensi sidik jari ini.

Dikatakan Fuad dengan jam kerja yang disiplin, berpotensi memunculkan ide-ide baru. ‘’Jangan merasa terpaksalah. Mari tunjukkan integritas kerja,’’ ujarnya. Pemberlakuan absensi sidik jari ini, lanjutnya, sejalan dengan kebijakan TKD (Tunjangan Kinerja Daerah). Dimana, jika absensi ASN bersangkutan yang artinya ASN datang terlambat maka TKD nya akan dipangkas.

Dengan adanya absensi sidik jari ini pelayanan kepada masyarakat diharapkan lebih maksimal. Pemangkasan TKD bagi ASN yang tidak disiplin diharapkan dapat menjadi alat introspeksi. Fuad menyarankan supaya pemberlakuan absensi sidik jari tidak hanya di Sekretariat Daerah Kota Mataram dan juga Sekretariat DPRD Kota Mataram, tetapi juga di seluruh unit kerja SKPD lingkup Pemkot Mataram.

Terutama, kata Fuad, seluruh kelurahan yang ada di Kota Mataram. ‘’Justru di kelurahan itu yang paling penting,’’ katanya. Anggota Dewan dari dapil Ampenan ini berpesan bahwa pemberlakuan absensi sidik jari ini seyogiyanya dimaknai sebagai upaya mengajak ASN untuk disiplin. Meskipun sejauh ini tingkat kedisiplinan ASN lingkup Pemkot Mataram, sudah relatif baik.


Menurutnya, kesuksesan suatu daerah salah satunya ditentukan oleh kedisiplinan. ‘’Kalau orang pintar itu sudah banyak. Tapi kalau sukses itu bukan semata-mata karena pintar tetapi disiplin,’’ tandasnya. (fit)

Komentar