Taman Pintar Dikritik

RENCANA Penjabat Walikota Mataram, Dra. Hj. Putu Selly Andayani, MSi., membangun taman pintar untuk mendukung program KLA (Kota Layak Anak), diacungi jempol oleh anggota DPRD Kota Mataram, Drs. HM. Noer Ibrahim. Hanya saja, katanya, lokasi pembangunan taman pintar itu yang kurang pas.

‘’Idennya sangat cemerlang dan sangat kita dukung. Tetapi lokasi yang ditunjukkan oleh beliau (Penjabat Walikota Mataram, red) itu sudah ada penempatan seperti digunakan untuk aktivitas olahraga volly,’’ terangnya kepada Suara NTB di Mataram kemarin. Selain itu, di Perumnas, lokasi dimana akan dibangun taman pintar tersebut, rumah warga kecil-kecil, bahkan untuk parkir kendaraan roda empat saja, agak kesulitan.

Lokasi yang ditunjuk Penjabat Walikota Mataram sebagai tempat akan dibangunnya taman pintar, akan dibangun kebun PKK. ‘’Itu sudah ada lay outnya,’’ cetus politisi Golkar ini. Bahkan dirinya juga sudah menerima sejumlah saran dan masukan dari warga sekitar Perumnas terkait rencana Penjabat Walikota Mataram membangun taman pintar di sana.

Sehingga Noer Ibrahim menyarankan agar pembangunan taman pintar itu dapat digeser lokasi pembangunannya. ‘’Di sebelah barat Lesehan Sekarbela itu atau di baratnya Perumnas,’’ usulnya. Disana, lanjutnya, ada tanah kosong yang selama ini dimanfaatkan untuk menampung barang bekas. ‘’Daripada untuk menampung kardus-kardus bekas dan besi tua se-Kota Mataram, kelihatannya kumuh, lebih baik taman pintar itu dibangun di sana,’’ imbuhnya.

Yang jelas, kata Noer Ibrahim, ide pembangunan taman pintar itu sangat bagus, namun lokasinya yang belum pas. Pihaknya, mendukung penuh rencana pembangunan taman pintar itu. Hanya saja masyarakat setempat tidak setuju kalau lokasinya di Perumnas. Karena bagaimanapun banyak aktivitas warga yang akan tersingkir manakala dilakukan pembangunan taman pintar di sana.

‘’Disana digunakan untuk lapangan olahraga, digunakan untuk parkir masyarakat dan untuk kegiatan PKK,’’ jelasnya. Karenanya, akan lebih baik kalau pembangunan taman pintar itu dilakukan di barat Perumnas. Karena, akan ada dua manfaat yang didapat dengan melakukan pembangunan di sana. Selain taman pintar, sekaligus akan mengatasi kekumuhan di sana. (fit)

Komentar