CUACA
yang tidak bersahabat membuat nelayan Ampenan Kota Mataram, terpaksa absen
melaut. Sehingga dengan kondisi itu, nelayan membutuhkan uluran tangan dari
Pemerintah untuk menopang kelangsungan hidup mereka hingga Bulan Maret mendatang.
Terlebih BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) Kota Mataram telah
menetapkan status siaga satu terhadap angin kencang dan gelombang pasang.
Kondisi ini diperkirakan berlangsung hingga Bulan Maret mendatang.
Anggota
DPRD Kota Mataram dari dapil Ampenan, Baiq Ika Febrianti, SH., MH., kepada Suara NTB di DPRD Kota Mataram, Rabu
(3/2) tidak menampik bahwa fenomena itu rutin terjadi setiap tahun. Namun
sebagai wakil rakyat, dirinya tidak tinggal diam. Melalui program aspirasi,
sudah banyak kelompok nelayan yang diberikan bantuan modal usaha.
Karena
seperti diketahui bahwa pesisir Ampenan merupakan salah satu kantong kemiskinan
di Kota Mataram. Ika, demikian anggota Dewan termuda ini menyampaikan,
sejatinya nelayan tetap mandiri meskipun dihadapkan pada kondisi di mana mereka
tidak bisa melaut. Karena, pemberian bantuan modal usaha itu, salah satu
hajatnya agar mereka tidak menganggur saat cuaca buruk.
Selama
ini, bantuan modal usaha yang paling sering diminta oleh masyarakat nelayan.
Bantuan modal usaha, lanjut politisi Golkar ini, dianggap masyarakat nelayan
sebagai bantuan yang paling relevan untuk mencegah mereka menganggur saat tidak
melaut. Tetapi di sisi lain, masih ada saja nelayan yang meminta bantuan
serupa. Padahal, lanjut Ika, jika dikalkulasikan dengan jumlah anggota Dewan
dari dapil Ampenan, bantuan modal usaha itu akan terselesaikan.
Bahkan,
semua nelayan akan mendapatkan bantuan secara merata. Ika memberi gambaran
bahwa dalam tahun 2015 lalu, ia membantu lebih dari 50 kelompok usaha di Ampenan.
‘’Satu kelompok kan anggotanya
minimal lima orang,’’ sebutnya. Dan, dapil Ampenan mendudukkan delapan anggota
Dewan di DPRD Kota Mataram.
Ika
yakin, rekannya sesama anggota Dewan dari dapil Ampenan juga kerap memberikan
bantuan serupa kepada kelompok nelayan. Hanya saja, pemberian bantuan itu harus
dikawal kelanjutannya. Sehingga pemberian bantuan modal usaha kepada nelayan,
berkontribusi mengurangi angka kemiskinan. (fit)

Komentar