Panggil Diskoperindag

KOMISI II DPRD Kota Mataram berencana memanggil jajaran Dinas Koperindag (Koperasi Perindustrian dan Perdagangan) Kota Mataram dalam waktu dekat ini. Pemanggilan itu menyusul maraknya dugaan jual beli aset yang baru-baru ini menerpa PT. PCF (Pasifik Cilinaya Fantasi) sebagai pihak yang menempati aset Pemkot Mataram.

Pemanggilan ini, kata Ketua Komisi II DPRD Kota Mataram, Drs. HM. Zaini yang ditemui usai memimpin rapat kerja dengan PT. PCF, BPKAD (Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah) dan Bagian Hukum Setda Kota Mataram, guna mengklarifikasi keberadaan ruko-ruko yang ada di sebelah barat Mataram Mall. Karena seperti diketahui ruko-ruko itu tidak termasuk dalam item yang dikelola PCF.

Saat ini ruko-ruko itu dimanfaatkan sebagai rumah makan dan tempat berjualan souvenir. Ruko-ruko  di sebelah barat Mataram Mall tidak ada sangkut pautnya dengan PCF. ‘’Itu lain urusannya,’’ cetus Zaini. Karenanya, Komisi II berencana memanggil Dinas Koperindag untuk mengklarifikasi keberadaan ruko-ruko itu. Termasuk tiga ruko dalam kompleks Mataram Mall (Global Elektronik, Dedi Kaset dan Heron) yang baru diketahui Dewan bahwa itu bukan bagian dari Mataram Mall.

‘’Itu juga masih misteri. Dari pihak Pemkot tidak tahu, dari pihak PCF juga tidak tahu,’’ katanya. Penyebabnya, karena pihak ketiga ini tidak pernah dihubungi dan pihak Pemkot Mataram juga tidak pernah menarik royalti. Zaini berjanji Komisi II akan turun ke lapangan untuk melihat secara langsung kondisi di sana.

Pada bagian lain, politisi Demokrat ini mengatakan, terhadap beberapa tempat yang dicurigai ada dugaan jual beli aset, ternyata tidak terbukti. Karena, dulunya dalam perjanjian tahun 1996 bahwa ada kewenangan pihak kedua untuk melakukan sewa kepada pihak lain. ‘’Itu sudah dilakukan,’’ imbuhnya.


Pihaknya ingin menjelaskan bahwa berapa luas lahan yang tersisa dari yang awalnya 39.000 meter persegi. Sebetulnya, lanjut Zaini, secara hukum tidak ada persoalan. Tinggal sekarang komisi yang membidangi masalah keuangan ini ingin mengetahui berapa luas lahan Mataram Mall yang sesungguhnya. (fit)

Komentar