| TGH. Ahmad Madani |
ANGGOTA
Komisi IV DPRD Kota Mataram, TGH. Ahmad Madani menyayangkan pernyataan Kepala
Dinas Dikpora (Pendidikan Pemuda dan Olahraga), H. Sudenom terkait pelaksanaan
UN (Ujian Nasional). Sudenom, menurut Madani, berujar bahwa tahun depan,
seratus persen sekolah yang ada di Kota Mataram akan UN menggunakan pola UNBK
(Ujian Nasional Berbasis Komputer).
Ini
berkonsekuensi terhadap pengadaan komputer di sekolah-sekolah sebagai fasilitas
utama pendukung UNBK tersebut. Sementara pengadaan komputer menurut Kepala
Dinas Dikpora Kota Mataram, diutamakan untuk sekolah negeri. ‘’Sekolah swasta
katanya beli sendiri. Ini yang membuat sekolah swasta tersinggung,’’ kata
Madani.
Menurut
Madani, Kepala Dinas Dikpora Kota Mataram harus meralat ucapannya. Jangan
sampai pernyataan itu memicu gejolak di kalangan sekolah swasta.
Mestinya,
lanjut pemilik salah satu sekolah swasta ini, Kepala Dinas Dikpora tidak
mengeluarkan pernyataan seperti itu. ‘’Kepala Dinas Dikpora harus lebih
bijak,’’ pintanya. Menurut madani, tidak hanya sekolah negeri, sekolah swasta
juga sangat membutuhkan fasilitas komputer untuk pelaksanaan UNBK. Pemerintah,
kata politisi PPP ini, tidak bisa menutup mata terhadap kontribusi sekolah
swasta selama ini.
Sekolah
swasta juga telah membantu program pemerintah terkait pendidikan. Walaupun
perhatian pemerintah terhadap sekolah swasta ini, masih terbilang minim. ‘’Kami
di sekolah swasta selama ini hanya dapat dana BOS (Bantuan Operasional
Sekolah),’’ aku pemilik Yayasan Pendidikan Al-Madaniyah Jempong Mataram ini.
Sehingga praktis, pengelola sekolah-sekolah swasta harus berjuang sendiri untuk
kelangsungan operasional sekolah yang bersangkutan.
Namun
demikian, tegas Madani, sekolah swasta yang ada di Mataram, tidak kalah kualitasnya
dibandingkan sekolah negeri. ‘’Mengurus sekolah swasta ini betul-betul memeras
keringat,’’ katanya. Untuk itu, Madani berharap Pemkot Mataram melalui Dinas
Dikpora Kota Mataram member perhatian lebih terhadap keberdaan sekolah-sekolah
swasta. Untuk pengadaan komputer misalnya, Madani meminta peran serta Dinas
Dikpora. Bantuan komputer untuk sekolah-sekolah bisa dengan pola sharing. (fit)
Komentar