Harus Segera Ditangani

Herman
JAJARAN RSUD Kota Mataram diminta rebih responsif dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Karena menurut Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kota Mataram, Herman, AMd., banyak kritik dan saran yang disampaikan masyarakat terkait pelayanan di rumah sakit milik Pemkot Mataram itu. ‘’Salah satunya mengenai respons time,’’ katanya kepada Suara NTB.

Dalam kunjungan Kerja Komisi IV DPRD Kota Mataram ke RSUD Kota Mataram baru-baru ini, komisi yang membidangi masalah kesehatan ini telah mengingatkan hal itu kepada jajaran RSUD Kota Mataram. Herman meminta rumah sakit plat merah itu agar mengedepankan pertolongan terlebih dahulu. ‘’Jadi pasien itu harus ditolong dulu, baru kemudian urus administrasinya,’’ pintanya.

Dikatakan politisi Gerindra ini, kerapian administrasi pasien memang penting, hanya saja ini harus memperhatikan psikologi pasien. Herman menyarankan kepada pihak rumah sakit untuk tidak menanyakan masalah administrasi kepada pasien. ‘’Kan ada keluarganya yang mengantar. Nanti administrasinya mereka yang mengurus,’’ imbuhnya. Selain masalah pelayanan di UGD, Komisi IV juga mengecek bagaimana pelayanan di poli.

‘’Kalau pelayanan di poliklinik sudah rapi. Kami menekankan supaya pelayanan kepada pasien BPJS jangan diabaikan,’’ ujar Herman. Namun demikian, secara umum Herman menyimpulkan bahwa pelayanan yang diberikan RSUD Kota Mataram kepada pasien BPJS, cukup bagus. Pada bagian lain, Herman juga berpesan kepada jajaran RSUD Kota Mataram terkait penanganan DBD (Demam Berdarah Dengue).

Komisi IV menegaskan supaya pasien DBD yang notabene rujukan dari puskesmas harus segera ditangani. ‘’Jangan sampai terlambat,’’ katanya mengingatkan. Pihaknya tidak ingin kasus jatuhnya korban jiwa diduga akibat penanganan yang terlambat, terulang kembali di Kota Mataram. Untuk masalah DBD, lanjutnya, harus ada deteksi medis.

Dinas Kesehatan diminta memaksimalkan peran SKPD itu. Karena, semua sarana prasarana kesehatan sudah terpenuhi. Ia berharap jajaran Dinas Kesehatan lebih rajin turun ke lapangan. ‘’Selain yang sudah terjadwal, kita minta Dikes banyak turun langsung,’’ tambahnya. Karena seperti diketahui, DBD menjadi penyakit yang banyak ditangani di puskesmas maupun di rumah sakit. Sehingga Komisi IV meminta Dikes, RSUD Kota Mataram maupun puskesmas menjadikan DBD sebagai atensi bersama. (fit)

Komentar