Permudah Investor

Muhtar
WAKIL Ketua DPRD Kota Mataram, Muhtar, SH., mendorong Pemkot Mataram segera bersikap terkait nasib MWP (Mataram Water Park) yang hinggi kini masih mangkrak. Kondisi MWP yang belum juga dikelola, jelas bertolak belakang dengan hajat awal aset tersebut dibangun. Karena, lanjut Muhtar, MWP dibangun tentu diniatkan sebesar-besarnya untuk kesejahteraan masyarakat.

‘’Kalau saya lihat, daripada dia (MWP, red) mangkrak-mangkrak seperti sekarang ini, Pemkot harus segera ambil sikap,’’ ujarnya menjawab Suara NTB di DPRD Kota Mataram, Senin (11/4) kemarin. Menurut Muhtar, ketika Pemkot Mataram menginginkan ada investor yang mengelola MWP yang berlokasi di Udayana, Mataram itu, mestinya, pemerintah tidak memasang persyaratan yang terbilang berat.

Politisi Gerindra ini mensinyalir, tidak kunjung ada investor yang serius ingin mengelola MWP kemungkinan lantaran persyaratan yang diminta Pemkot Mataram terlalu berat. Karena bagaimanapun, investor tentu akan berhitung untung dan rugi mengelola MWP. Sementara kalau pengelolaan MWP yang dibangun sejak zaman mendiang mantan Walikota Mataram, H. Moh. Ruslan itu dikelola secara internal, dikhawatirkan tidak professional.

‘’Makanya, investor itu harus dipermudah,’’ sarannya. Muhtar mengaku prihatin terhadap kondisi MWP yang terbengkalai. Padahal, Pemkot Mataram dari awal telah berkomitmen bagaimana MWP itu difungsikan dengan baik. Salah satunya mengundang partisipasi investor. Bahkan, kabar terbaru, sudah ada lima investor yang melirik MWP untuk dikelola.

Muhtar tidak menyangkal bahwa kabar ketertarikan investor mengelola MWP, bukanlah cerita baru. Sebab hal serupa juga pernah diungkapkan Pemkot Mataram sebelumnya. Ia menyayangkan kalau MWP tidak juga dikelola. Pasalnya, anggaran daerah sudah banyak habis untuk mendanai pembangunan proyek yang diresmikan Bulan Juni 2010 itu. Belum lagi biaya pemeliharaan yang setiap tahun harus dianggarkan.


Pada prinsipnya, sambung Muhtar, tidak masalah siapapun yang mengelola MWP itu. Baik investor maupun pemerintah. Sepanjang pengelolaannya dilakukan secara profesional dan bermanfaat bagi masyarakat. Muhtar meyakini MWP itu cukup dibutuhkan oleh masyarakat. ‘’Antusiasme masyarakat sangat bagus. Sekarang inikan saya lihat, orang mau berenang saja harus ke hotel,’’ katanya. Itu menandakan bahwa wahana hiburan seperti MWP memang sangat dibutuhkan oleh masyarakat. (fit)

Komentar