| I Gde Sudiarta |
RENCANA
Pemkot Mataram kembali ke enam hari kerja ditanggapi bijak oleh Ketua Komisi I
DPRD Kota Mataram, I Gde Sudiarta. ‘’Kalau kita berbicara masalah lima hari
atau enam hari kerja. Ini adalah hak prerogatif. Baik itu Penjabat
Walikota ataupun Walikota,’’ katanya
kepada wartawan di ruang kerjanya, Senin (21/3) kemarin.
Masing-masing
pengambil kebijakan tentu sudah mempertimbangkan sebelum diberlakukannya lima
hari atau enam hari kerja. Penjabat Walikota Mataram misalnya, memutuskan memberlakukan
lima hari kerja karena dipandang lebih efektif. Itu dilakukan dengan
kedisiplinan yang harus ditingkatkan.
Demikian
pula Walikota Mataram, H. Ahyar Abduh yang akan mengembalikan hari kerja ASN (Aparatur
Sipil Negara) lingkup Pemkot Mataram dari lima hari kerja ke enam hari kerja,
juga pasti telah melalui pertimbangan dan kajian yang sangat matang. ‘’Pejabat
yang sekarang ini (Walikota, red) karena sudah terbiasa bekerja dengan schedule yang lama, sehingga sekarang ia
menetapkan enam hari kerja,’’ terang politisi Gerindra ini.
Dewan,
dalam hal ini hanya mengikuti apa yang menjadi kebijakan kepala daerah, sembari
melaksanakan fungsi kontrol atas kinerja ASN Pemkot Mataram. ‘’Yang penting
semua pekerjaan dilaksanakan dengan tiga S, yaitu santai, serius tapi sukses,’’
ujarnya. Tetapi memang, kalau mengaju pada undang-undang, untuk hari kerja ASN,
telah ditentukan lima hari kerja.
‘’Mungkin
saja, Walikota menerapkan enam hari kerja karena memang sudah terbiasa,’’
imbuhnya. Dewan tidak mempersoalkan baik lima hari kerja ataupun enam hari
kerja. Yang penting, tegas Gde Sudiarta, tidak boleh ada pekerjaan yang tidak
selesai apapun bentuknya. Ia mencontohkan ketika pemberlakuan lima hari kerja,
Dewan mampu menyelesaikan tugas-tugas yang ada. ‘’Walaupun tidak ada jedanya,
sampai Sabtu, Minggupun, kami bersidang,’’ pungkasnya.
Gde Sudiarta melihat saat pemberlakuan lima
hari kerja, ASN Pemkot Mataram lebih aktif. ‘’Karena mungkin terbentur hari,
harus dia mengejar,’’ cetusnya. ASN, katanya, lebih terlihat bersemangat saat
pemberlakuan lima hari kerja. Bahkan, di atas pukul 13.00 Wita, ASN tetap
memberikan pelayanan yang maksimal. ‘’Contohnya kami di Dewan, walaupun sudah
siang, kami tetap mendapat pelayanan yang baik,’’ akunya. (fit)
Komentar