UPTD Perparkiran Berpeluang Jadi BUMD

Mataram (Suara NTB) –
Keinginan kalangan DPRD Kota Mataram agar UPTD (Unit Pelayanan Teknis Daerah) Perparkiran pada Dishubkominfo Kota Mataram, dinaikkan statusnya menjadi badan, nampaknya mustahil terjadi. Justru UPTD Perparkiran, secara aturan, lebih memiliki peluang menjadi BUMD (badan Usaha Milik Daerah).

‘’Kalau jadi badan, itu bertabrakan dengan undang-undang nomor 23 tahun 2014 tentang pemerintahan daerah,’’ kata Kabag Organisasi Setda Kota Mataram, Drs. Cukup Wibowo, M.MPd., kepada Suara NTB di ruang kerjanya, Rabu (6/4). Karena berdasarkan aturan tersebut, ada lima urusan penunjang yang dapat  ditingkatkan statusnya menjadi badan.

Lima urusan penunjang itu, masing-masing keuangan, perencanaan, kepegawaian, Diklat dan Litbang. ‘’Dan Perparkiran tidak termasuk dalam urusan yang lima itu,’’ cetus Cukup. Kalaupun Kota Mataram memandang perlu meningkatkan kapasitas UPTD Perparkiran yang selama ini berada di bawah naungan Dishubkominfo, maka jalurnya adalah dengan membentuk BUMD. Cukup tidak menampik beberapa daerah di Indonesia telah melakukan langkah ini.

Hanya saja, kalau Kota Mataram ingin mengadopsi kebijakan itu, dibutuhkan kajian yang mendalam. Sebab, karakter daerah yang memberlakukan BUMD perparkiran, belum tentu sama dengan karakter Kota Mataram. Yang tidak kalah pentingnya adalah, Pemkot Mataram harus menyiapkan regulasi terlebih dahulu ketika akan menjadikan UPTD Perparkiran sebagai BUMD.

Di Mataram, kata mantan Kabag Humas dan Protokol Setda Kota Mataram ini, baru Bank NTB yang berstatus BUMD. Itupun gabungan dari kabupaten/kota serta Pemprov NTB. Yang jelas, sejauh ini Pemkot Mataram belum berpikir ke arah pembentukan BUMD terkait perparkiran. Sebelumnya, anggota DPRD Kota Mataram dari Fraksi Golkar, Ali Iswandi menyarankan agar Pemkot Mataram meningkatkan status UPTD perparkiran menjadi badan pengelola perparkiran.

Ali menganggap, karena masih di bawah garis koordinasi Dishubkominfo, membuat UPTD Perparkiran tidak bisa maksimal mengelola retribusi parkir yang diyakini dapat menjadi penyumbang PAD mayoritas. (fit)


Komentar