| Abdul Malik |
PROGRAM
land banking yang akan dilakukan
Pemkot Mataram, mendapat sambutan positif dari kalangan DPRD Kota Mataram.
‘’Kita apresiasi langkah Pemkot Mataram dengan kebijakan land banking ini untuk investasi,’’ ujar anggota Komisi II DPRD
Kota Mataram, Abdul Malik, S.Sos., kepada Suara
NTB di ruang kerjanya, Jumat (28/10). Namun, jika peruntukkan lahan yang
akan dibeli Pemkot Mataram itu untuk membangun perkantoran, Malik menyarankan
agar tidak membebaskan lahan yang produktif.
Program
land banking, lanjut mantan karyawan
sebuah bank di Mataram ini, memang belum dibahas bersama eksekutif. Namun
demikian, kabar yang diperoleh dari media massa, bahwa program land banking itu membutuhkan anggaran
yang tidak kecil. Sehingga Pemkot Mataram berencana mengusulkan anggaran untuk land banking sekitar Rp 70 – 80 miliar
dalam APBD 2017 mendatang.
Berdasarkan
hasil studi komparasi yang sering dilakukan DPRD Kota Mataram, menurut Malik,
belum ada daerah manapun yang menerapkan program land banking. Tetapi politisi Golkar ini yakin, bahwa setiap
pembelian lahan yang akan dilakukan pemerintah, untuk mensejahterakan
masyarakat. Melihat besarnya anggaran yang direncanakan untuk program land
banking tersebut, selain untuk perkantoran, Malik menduga, arahnya bisa juga
untuk lahan abadi.
Karena,
kecuali beberapa kantor lurah, semua SKPD telah memiliki kantor. Terkait
rencana pembelian lahan, Malik mengimbau Pemkot Mataram untuk tetap melibatkan appraisal. Fenomena yang terjadi, setiap
kali ada program pemerintah yang mengharuskan untuk membebaskan lahan,
masyarakat pemilik lahan berlomba-lomba menaikkan harga.
‘’Jadi
pembelian lahan harus mengacu kepada hasil taksiran appraisal,’’ tegasnya. Dikatakan Malik, bisa jadi pembelian lahan
yang akan dilakukan Pemkot Mataram, untuk mencegah melambungnya harga tanah.
Sehingga, kalau sekarang Pemkot Mataram berkeinginan membeli tanah, dengan
anggaran Rp 80 miliar, masih sangat memungkinkan. Untuk mempertegas peruntukkan
lahan itu, dalam pembahasan dengan eksekutif nantinya, Dewan akan
mempertanyakan hal itu. ‘’Dewan akan pertanyakan, untuk apa sebenarnya lahan
itu,’’ pungkasnya. (fit)
Komentar