Atensi Proyek Molor

I Gede Wiska
MOLORNYA sejumlah proyek di Mataram menjadi atensi Komisi III DPRD Kota Mataram. Komisi III telah menegaskan kepada bagian APP (Administrasi Pengendalian Pembangunan) Setda Kota Mataram terkait lima puskesmas pembangunannya molor dari waktu yang ditentukan. ‘’Yang jelas, dua puskesmas, yang di Pagesangan dan di Batu Dawa itu memang agak mengkhawatirkan kemarin,’’ ujar Ketua Komisi III DPRD Kota Mataram, I Gede Wiska, SPt., menjawab Suara NTB kemarin.

Ia berharap, progres dua proyek itu dalam waktu dekat ini, menunjukkan kemajuan signifikan. ‘’Tapi yang kita tekankan adalah kualitas,’’ tegasnya. Memang, lanjut Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Mataram ini, konsekuensi dari keterlambatan itu adalah denda. ‘’Nah itu yang kita tegaskan. Jangan sampai mengejar denda yang kecil, kualitasnya malah akan tidak baik,’’ katanya.

Wiska berjanji awal Januari 2017, Komisi akan melakukan pengecekan di lapangan terkait lima proyek puskesmas tersebut. Sejauh mana progres proyek itu berikut kualitasnya. Termasuk yang akan dicek oleh Komisi III adalah proyek Gedung Farmasi di lingkar selatan Kota Mataram. Ditengah kesibukan anggota Komisi III yang terlibat dalam berbagai pansus, pihaknya kata Wiska, akan menyempatkan untuk turun ke lapangan guna mengecek capaian sejumlah proyek fisik di Mataram.

Sementara itu, untuk proyek jalan lingkungan, kata Wiska, berdasarkan informasi yang diterima Komisi III dari Dinas PU Kota Mataram bahwa proyek jalan lingkungan sudah rampung. ''Sebagian besar sudah rampung, memang ada satu yang mengkhawatirkan yang di dekat rumah sakit provinsi,'' katanya. Untuk pengerjaan jalan lingkungan tersebut memang ada kendala teknis terkait pemasangan drainase bantuan dari pemerintah pusat.


Namun demikian, komisi yang membidangi masalah pembangunan ini sudah mewanti-wanti rekanan yang mengerjakan proyek tersebut, agar tidak melewati batas waktu yang telah ditentukan. (fit)

Komentar