Mataram
(Suara NTB) –
Dua
jenis pajak, dari total sembilan jenis pajak yang dikelola Dispenda Kota
Mataram, terancam tidak mencapai target tahun ini. Dua pajak itu, masing-masing
BPHTB (Biaya Peralihan Hak atas Tanah dan Bangunan) serta PPJ (Pajak Penerangan
Jalan). Kepala Dispenda Kota Mataram, H. Syakirin Hukmi dalam rapat pembahasan
nota keuangan RAPBD Kota Mataram tahun anggaran 2017 bersama Komisi II DPRD
Kota Mataram, Sabtu (26/11) mengaku pesimis kedua pajak itu dapat mencapai
target.
BPHTB,
kata Syakirin, dari target Rp 20 miliar yang ditetapkan pada tahun anggaran
2016, hingga Oktober, realisasinya baru 85 persen. Dispenda tidak bisa
memaksakan diri, mengingat, untuk BPHTB, Dispenda bersifat pasif dan menunggu
terjadinya transaksi. ‘’Kalau ada transaksi baru ada realisasi,’’ cetusnya.
Sedangkan untuk PPJ, sulit tercapai karena adanya asumsi kenaikan TDL (Tarif
Dasar Listrik).
‘’Dari
yang kita targetkan Rp 36 miliar tahun ini, sampai Desember, kemungkinan hanya
tercapai antara Rp 34 miliar hingga Rp 35 miliar,’’ akunya. Meski diyakini
tidak akan mencapai target tahun ini, Dispenda tetap mengatrol target PPJ pada
tahun anggaran 2017 mendatang. Tahun depan, lanjut Syakirin, Dispenda
menargetkan PPJ Rp 37,250 miliar. Nominal tersebut bertambah Rp 1,250 miliar
dari target tahun ini.
Tidak
hanya target PPJ, delapan jenis pajak lainnya juga ditetapkan meningkat. Hal
ini tidak terlepas dari kesepakatan eksekutif dan legislatif terhadap jumlah
PAD tahun 2017 mendatang yang tercatat sebesar Rp 300 miliar per tahun.
Komisi
II mengapresiasi kinerja Dispenda dan juga RSUD Kota Mataram. Kabag Keuangan
RSUD Kota Mataram, Johari, mengaku dari target Rp 101 miliar tahun ini, sampai
dengan Oktober capaiannya Rp 85 miliar. ‘’Insya Allah Desember nanti bisa
mencapai Rp 105 miliar,’’ sebutnya. Sedangkan untuk tahun anggaran 2017, RSUD
Kota Mataram yang telah berstatus BLUD (Badan Layanan Umum Daerah) ini
menargetkan pendapatan sebesar Rp 108 miliar. Sumbernya antara lain pelayanan
pasien BPJS, pasien umum berikut aset-aset yang disewakan di RSUD Kota Mataram.
(fit)
Komentar