| Ismul Hidayat |
SEKRETARIS
Komisi III DPRD Kota Mataram, Ismul Hidayat mengapresiasi kebijakan yang
diambil Plt Kepala Dinas Kebersihan Kota Mataram, H.M. Kemal Islam yang
menerapkan jam buang sampah.
Dimana
masyarakat hanya diperbolehkan membuang sampah pada pukul 18.00 Wita sampai
dengan pukul 06.00 Wita setiap harinya. Hanya saja memang, kebijakan ini belum
berjalan maksimal.
''Regulasi
harus dikawal dengan baik. Dari Walikota, Kecamatan, Kelurahan maupun
Lingkungan,'' ujar Ismul menjawab Suara
NTB di ruang kerjanya kemarin. Dinas Kebersihan telah menciptakan pola pembuangan
sampah dengan timing.
''Kecamatan
dan kelurahan juga harus punya pola koordinasi yang jelas,'' katanya. Dikatakan
Ismul, masyarakat membutuhkan waktu untuk disadarkan.
Untuk
itu, ia menekankan supaya kebijakan ini berjalan sesuai harapan, lurah harus
mempunyai semangat yang sama untuk mensosialisasikan kebijakan jam pembuangan
sampah.
''Kalau
ada TPS (Tempat Pembuangan Sementara) yang masih menumpuk sampahnya, kita
pertanyakan apakah lurah sudah mensosialisasikan kebijakan itu,'' demikian
Ismul. Politisi PKS ini meyakini bahwa masyarakat Kota Mataram masih mau
diatur.
Apalagi,
masyarakat sudah disediakan fasilitas kemana mereka harus membuang sampah.
Ismul menilai suksesnya pelaksanaan kebijakan pembatasan jam buang sampah akan
terwujud jika antara Dinas Kebersihan dengan camat /lurah memiliki ritme kerja
yang sama.
''Dinas
Kebersihan sudah mempertegas tugas kami mengawal petugas kebersihan,'' kata
Ismul. Pola pembatasan jam pembuangan sampah ini dianggap pola yang baik
sehingga harus tetap dijaga. Namun, sejauh ini, Ismul melihat
masing-masing Lurah memiliki semangat yang tidak sama.
Lebih
jauh dikatakan Ismul, Kota Mataram sudah mempunyai pengalaman selama beberapa
tahun. Bahwa, kalau hanya Dinas Kebersihan yang menangani sampah, tidak akan
maksimal. Karena bagaimanapun masalah sampah di kota besar harus melibatkan
masyarakat. ''Kebijakan ini kan belum
sampai dua bulan. Sudah disosialisasikan tidak? Sehingga Komisi III DPRD Kota
Mataram nantinya akan melakukan evaluasi,'' pungkasnya. (fit)
Komentar