Komisi III Berharap Ada Penyegaran Pejabat

Mataram (Suara NTB) –
Anggota DPRD Kota Mataram tidak dapat berbuat banyak terkait hasil mutasi pejabat lingkup Pemkot Mataram. ‘’Karena itu sepenuhnya berdasarkan hasil assessment dan hak prerogatif pak Walikota,’’ kata Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Mataram, I Gede Wiska, SPt., kepada Suara NTB kemarin. Penunjukkan pejabat untuk menduduki sebuah jabatan oleh Walikota, tentu sudah melihat bagaimana rekam jejak pejabat bersangkutan.

Wiska yang juga Ketua Komisi III DPRD Kota Mataram menyebutkan, ada lima SKPD dalam struktur OPD (Organisasi Perangkat Daerah) baru yang menjadi mitra kerja Komisi III. Yakni, Dinas PU dan Penataan Ruang, Dinas Perumahan dan Pemukiman Rakyat, Dinas Perhubungan, Dinas Komunikasi dan Informatika serta Dinas Lingkungan Hidup. Seperti diketahui, dari lima SKPD yang menjadi mitra kerja komisi yang membidangi masalah pembangunan itu, ada satu SKPD yang belum memiliki pimpinan, alias masih lowong.

SKPD tersebut adalah Dinas Lingkungan Hidup. Dan, empat SKPD lainnya, meski sudah terisi, namun SDM nya masih berkutat pada pejabat yang sama. Meski tidak terang-terangan mengaku bahwa penunjukkan empat pejabat itu sesungguhnya belum menjawab harapan Komisi III, namun Wiska menyatakan, sebetulnya pihaknya berharap ada penyegaran di tubuh birokrasi Pemkot Mataram.

Terlebih SKPD yang menjadi mitra kerja Komisi III DPRD Kota Mataram. ‘’Kita sebetulnya berharap ada penyegaran maupun rolling-rolling dengan tetap memperhatikan hasil assessment dan profesionalitas pejabat,’’ katanya. Karena beberapa SKPD terbilang SKPD yang sagat strategis. Wiska mencontohkan Dinas PU dan Tata Ruang. Dengan penambahan beban kerja yang digandeng dengan tata ruang, Komisi III berharap SDM yang ditempatkan di sana adalah SDM yang mau bekerja ekstra.


Seperti persoalan banjir yang tidak kunjung selesai. ‘’Ya mudah-mudahan dengan kadis yang sekarang bisa meningkatkan kinerjanya,’’ imbuh Wiska. Pengalaman banjir belum lama ini menjadi cambuk. Demikian pula Dinas Perhubungan yang tetap ditempati oleh H. Khalid yang notabene mantan Kepala Dishubkominfo. Padahal seperti diketahui, capaian retribusi parkir selama ini selalu mengecewakan. ‘’Tapi saya pikir pak wali mungkin punya pertimbangan yang lain,’’ cetusnya. Namun demikian, pada mutasi tahap II yang kabarnya akan dilaksanakan antara Bulan Januari hingga Februari, Wiska berharap ada penyegaran sebagaimana harapan banyak pihak.  (fit)

Komentar