Jangan Obral Izin

Herman
WAKIL Ketua Komisi IV DPRD Kota Mataram, Herman, AMd., mengkritisi menjamurnya toko modern di Mataram. Seharusnya, Pemkot Mataram menjaga komitmen untuk membatasi jumlah pasar modern. Karena, dengan makin banyaknya jumlah pasar modern, jelas akan berdampak kepada eksistensi usaha UMKM.

Herman menganggap jumlah pasar modern yang ada saat ini sudah terlalu banyak. Ia mencontohkan pembangunan pasar modern di Kecamatan Sandubaya yang berdekatan satu sama lain. ‘’Dalam satu ruas jalan dengan radius sekitar 25 meter itu sudah ada lagi,’’ sebutnya. Yang tidak kalah pentingnya menjadi perhatian Pemkot Mataram adalah hadirnya pasar modern di kelurahan.

Ia khawatir kalau hal itu akan berdampak pada merosotnya omzet toko-toko kecil lainnya. Herman mengaku, Pemkot Mataram sebetulnya telah membuat aturan main terkait pasar modern. Termasuk radius pembangunan pasar modern yang satu dengan lainya. Namun pada kenyataannya regulasi itu banyak tak dipatuhi. Kondisi ini tidak terlepas dari longgarnya perizinan pasar modern di Mataram. ‘’Izinnya jangan diobrallah,’’ cetusnya.

Karena selain dua merek pasar modern yang mengembangkan usahanya secara nasional, faktanya masih ada merek-merek lain yang juga bertumbuh di Mataram. Politisi Gerindra ini tidak menyangkal bahwa hadirnya pasar modern di Mataram membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat. Namun di sisi lain, hadirnya pasar modern diharapkan tidak mematikan usaha lainnya.

‘’Keberadaan pasar modern di tengah-tengah pemukiman masyarakat harus dipikirkan juga dampak negatifnya,’’ demikian Herman. Oleh karena itu, ia menilai sudah saatnya Pemkot Mataram memberlakukan moratorium terhadap izin pasar modern. ‘’Artinya bagaimana kita memberdayakan masyarakat kecil dalam hal ini UMKM,’’ imbuhnya. Dalam ini, dibutuhkan komitmen bersama bagaimana menghidupkan UMKM.


Padahal, pasar modern tersebut diharapkan dapat menjadi bapak angkat bagi UMKM. Paling tidak, produk-produk UMKM dapat diakomodir oleh pasar modern. ‘’Kalau produk UMKM kita saya rasa sudah layak bersaing di pasar modern,’’ katanya. Untuk itu, Herman mengimbau kepada pengelola pasar modern agar memberikan ruang bagi produk UMKM untuk masuk ke gerai-gerai pasar modern. (fit)

Komentar