Pengisian Jabatan Jangan Asal-asalan

RABU (24/5) besok, Pemkot Mataram merencanakan mutasi pejabat. Khususnya pejabat eselon III dan IV. Mutasi besok itu, merupakan yang ketiga dalam satu semester belakangan ini. Mutasi pertama dilaksanakan Jumat (30/12/2016). Mutasi pejabat itu, menyasar 868 pejabat eselon II, III dan IV. Diantaranya, 687 pejabat eselon IV, 153 eselon III, 26 eselon II dan dua lainnya masuk tim percepatan pembangunan dan implementasi peraturan daerah.

Saat itu, Walikota Mataram, H. Ahyar Abduh menyampaikan, mutasi tersebut merupakan hal yang lumrah dalam birokrasi dalam rangka peningkatan kinerja aparatur sipil negara, pengembangan karir dan kepentingan kepegawaian. Penyegaran itu semata - mata untuk melakukan pembenahan dan pemanfaatan kinerja pelayanan publik.

Penempatan pejabat dilakukan dengan matang dengan tetap melihat ukuran dan beban kerja serta tentu dengan menyelaraskan implementasi visi dan misi Kota Mataram, sehingga akan tercipta efisien, efektifitas dan kemampuanan menyelesaikan program dalam kinerja pemerintahan untuk lebih meningkatkan pelayanan masyarakat. Pejabat yang menempati posisi baru diharapkan segera bergerak dan cepat bekerja keras mewujudkan program di masing - masing SKPD.

Jangan sampai merenung memikirkan kenapa ditempatkan pada jabatan tersebut. Pejabat yang sudah memegang amanah sebaiknya jangan berleha - leha. Apalagi Walikota memberikan waktu selama satu tahun dan akan dilakukan evaluasi. Pejabat harus bekerja keras dengan tekad memberikan yang terbaik bagi warga Kota Mataram.

Kemudian, mutasi kedua digelar, 10 Februari 2017. Isu mutasi telah diskenario sebelumnya benar terjadi. Delapan pejabat yang saat itu dikabarkan bakal mengisi posisi eselon II tak satupun meleset dan resmi dilantik. Walikota Mataram, H. Ahyar Abduh kala itu mengaku, pengisian jabatan ini dilakukan berdasarkan mekanisme dan peraturan Perundangan - Undangan serta pengisian jabatan disesuaikan dengan Organisasi Perangkat Daerah. Pejabat telah dilantik diminta harus berlari kencang menyelesaikan program - program telah dirancang dalam RPJMD. Pejabat baru diharapkan melaksanakan tanggungjawabnya sebagaimana tupoksi di lingkup kerjanya.

Tidak dipungkiri bahwa pejabat yang dilantik tak jauh berbeda dari skenario sebelumnya. Hanya saja, ada perubahan beberapa struktur jabatan. Seperti Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil. Pergeseran pejabat meski belum genap dua bulan pascamutasi 30 Desember 2016 lalu, dinilai sesuai kebutuhan organisasi. Di tahun 2017, kinerja pejabat akan diawasi dan dilakukan evaluasi secara menyeluruh.

Janji Pemkot Mataram ini harus dipegang dan diwujudkan pada mutasi ketiga Rabu besok. Berdasarkan pengakuan Sekda yang juga Ketua Baperjakat Kota Mataram, Ir. H. Effendi Eko Saswito, MM., mutasi kali ini sifatnya pengisian jabatan kosong di kelurahan dan sekretaris. Beberapa pejabat memang ada telah pensiun sehingga segera harus diisi. Namun demikian, pengisian jabatan itu diharapkan tidak asal-asalan.


Bagaimanapun jabatan-jabatan kosong itu harus diisi oleh pejabat-pejabat yang punya kapasitas dan kapabilitas. Sehingga, kerja-kerja mereka nantinya dapat mensukseskan visi misi Kota Mataram. (*)

Komentar